Kubu Donald Trump berusaha 'tenangkan' Cina terkait telepon presiden Taiwan

Tsai Ing-wen Hak atas foto Reuters
Image caption Presiden Tsai Ing-wen tampak berbicara di telepon dengan presiden terpilih AS Donald Trump.

Sejumlah kolega senior presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump meremehkan signifikansi percakapan telepon Trump dengan Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen, pekan lalu.

Wakil presiden terpilih Mike Pence mengatakan Trump hanya menerima telepon pertanda sopan santun dari kepala negara yang dipilih oleh rakyat.

"Itu tak lebih dari sekedar menerima panggilan telepon dari pemimpin yang dipilih secara demokratis," kata Mike Pence kepada stasiun televisi Amerika Serikat, ABC.

Direktur kampanye Trump, Kellyanne Conway, memperingatkan agar orang tidak terlalu menafsirkan tindakan tersebut.

Dikatakannya Trump sudah diberi informasi penuh tentang kebijakan Satu Cina yang penting sejak Presiden Carter mengalihkan hubungan diplomatik dari Taipeh ke Beijing pada 1979.

Hak atas foto AP
Image caption Percakapan telepon langsung antara Trump dan Trump dan Tsai Ing-wen diprotes keras oleh Cina.

Namun mantan Ketua DPR Newt Gingrich mengatakan percakapan telepon tersebut menunjukkan bahwa Trump tidak akan tunduk pada Cina yang sejauh ini sudah mengajukan protes resmi.

Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi mengatakan percakapan antara Trump dan Tsai Ing-wen "hanya akal-akalan kecil Taiwan" yang diyakini tidak akan mengubah kebijakan Amerika Serikat terhadap Cina.

Cina menganggap Taiwan sebagai provinsi yang membangkang.

Berita terkait