Pelopor transplantasi hati, Thomas Starzl, meninggal dunia

Thomas Starzl Hak atas foto AP/Gene J. Puskar
Image caption Dalam bukunya, The Puzzle People, Thomas Starzl mengaku selalu cemas jika melakukan operasi.

Thomas Starzl, ahli bedah yang melakukan transplantasi hati pertama di di dunia, meninggal dunia beberapa hari sebelum ulang tahunnya yang ke-91, pada 11 Maret.

Ahil bedah Amerika Serikat ini mempelopori prosedur pencangkokan hati tahun 1963 namun pasien pertamanya meninggal dunia.

Setelah menciptakan ramuan baru untuk obat antipenolakan, dia berhasil melakukan operasi pencangkokan hati pertama tahun 1967.

Sejak saat itu, nyawa ribuan orang bisa diselamatkan berkat prosedur bedah yang dikembangkannya.

Universitas Pittsburgh, tempatnya bekerja sebagai periset pada tahun 1980-an, menyatakan Dr Starzl dikenal sebagai 'bapak transplantasi' karena upayanya mengembangkan operasi 'dari yang jarang dan berisiko menjadi bisa dilakukan'.

Sementara keluarganya mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan dia membawa kehidupan dan harapan bagi sejumlah pasien yang tak terhitung jumlahnya.

"Dia adalah pelopor, legenda, manusia yang agung, kemanusiaan yang agung."

Dr Starzl juga menjadi pelopor transplantasi hati dari hewan ke manusia, antara lain dengan percobaan dari babon ke manusia yang bisa memperpanjang kehidupan untuk waktu singkat jika tidak ada organ tubuh manusia yang tersedia.

Setelah pensiun dari dunia kedokteran tahun 1991, dia menerbitkan otobiografi berjudul The Puzzle People, yang antara lain mengisahkan bahwa terlepas dari pujian atasnya dia sebenarnya cemas jka melakukan operasi.

"Saya memiliki ketakutan besar mengecewakan pasien yang telah menyerahkan kesehatan dan jiwanya ke dalam tangann saya," tulisnya.

"Bukannya melupakan kegagalan, saya mengingatnya selamanya."

Topik terkait

Berita terkait