Gedung Putih memanggil Senat untuk membahas Korea Utara

Korea Utara, rudal, Pyongyang Hak atas foto EPA/HOW HWEE YOUNG
Image caption Korea Utara menggelar para militer besar-besaran di Pyongyang pada 15 April yang meningkatkan ketegangan dengan Amerika Serikat.

Seluruh anggota Senat Amerika Serikat akan dipanggil ke Gedung Putih untuk mendengar penjelasan tentang Korea Utara, sebuah langkah yang tidak biasa di AS.

Washington semakin khawatir dengan uji coba rudal dan nuklir Korut serta ancamannya atas negara-negara tetangga di kawasan maupun Amerika Serikat.

Acara yang direncanakan Rabu (26/04) akan dihadiri 100 anggota Senat, Menteri Luar Negeri, Rex Tillerson, Menteri Pertahanan, James Mattis, dan Direktur Intelijen Nasional, Dan Coats, serta Kepala Staf Gabungan, Jenderal Joseph Dunford.

Hak atas foto AFP
Image caption Kim Jong-un menyatakan Korea Utara akan meneruskan uji coba rudal.

Biasanya para pejabat Gedung Putih yang datang ke Kongres untuk memberi penjelasan tentang masalah keamanan nasional, namun kali ini seluruh anggota Senat sebaliknya yang akan mendatangani Gedung Putih.

Cina -yang merupakan sekutu utama Korea Utara- sudah menyerukan agar semua pihak menahan diri.

Seruan tersebut disampaikan dalam percakapan telepon antara Presiden Xi Jinping dengan Presiden Donald Trump, Minggu (23/04).

______________________________________________________________________

Kronologi ketegangan terbaru AS-Korut

  • 8 April: Militer AS memerintahkan unit tempur Angkatan Laut bergerak ke Semenanjung Korea
  • 11 April: Korea Utara mengatakan akan mempertahankan diri dengan 'kekuatan senjata yang berpengaruh'
  • 15 April: Pemerintah Pyongyang menggelar parade militer besar-besaran -lengkap dengan pameran rudal- untuk mengenang 150 tahun bapak bangsa, Kim Il-sung. Sementara Wakil Presiden AS, Mike Pence, tiba di Korea Selatan.
  • 16 April: Korea Utara melakukan uji coba roket, namun gagal
  • 17 April: Pejabat senior Korea Utara mengatakan kepada BBC bahwa mereka akan melanjutkan uji coba rudal 'setiap minggu' dan Mike Pence memperingatkan Korut agar tidak 'menguji' Presiden Donald Trump.
  • 18 April: Unit tempur Angkatan Laut AS menuju ke semenanjung Korea
Hak atas foto EPA/HOW HWEE YOUNG
Image caption Media resmi Korea Utara, melaporkan mereka siap menenggelamkan kalal induk USS Carl Vinson.

______________________________________________________________________

Kementrian Luar Negeri Cina mengatakan bahwa Presiden Xi meminta semua pihak menahan diri 'dan menghindari tindakan yang bisa meningkatkan ketegangan'.

Sementara Presiden Trump dilaporkan menegaskan bahwa Korea Utara 'yang terus bermusuhan' menciptakan ketidakstabilan di Semenanjung Korea.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Sean Spicer, tidak bersedia menjelaskan rincian tentang rencana pertemuan di Gedung Putih itu ketika ditanya wartawan dan merujuk pada pimpinan Senat, Mitch McConnell.

Sebuah armada AS yang dipimpin kapal induk USS Carl Vinson diperkirakan akan tiba di lepas pantai Semenanjung Korea dalam beberapa hari mendatang.

Media resmi Korea Utara, Minggu (23/04) melaporkan mereka siap menenggelamkan kalal induk tersebut.

Amerika Serikat khawatir pemerintah Pyongyang sedang berupaya untuk mengembangkan rudal dengan hulu ledak nuklir yang bisa mencapai daratannya.

Sementara Cina cemas dengan kemungkinan konflik terbuka di Semenanjung Korea, yang bisa menyebabkan ambruknya rezim Kim Jong-un, yang dikhawatirkan akan menyebabkan munculnya gelombang pengungsi dan juga meningkatnya kehadiran AS di perbatasan Korea Utara-Cina.

Berita terkait