Vietnamese songsters jailed for anti-Chinese lyrics

Terbaru  30 Oktober 2012 - 16:48 WIB

Belajar bahasa Inggris dengan menyimak berita-berita BBC, pertama tentang hukuman bagi penggubah lagu di Vietnam dan kedua, penemuan bom di bandar udara Jepang.

Vietnamese songsters jailed for anti-Chinese lyrics

Tran Vu Anh Binh

Tran Vu Anh Binh was sentenced after a five-hour trial in southern Minh City.

Two Vietnamese musicians who composed songs with lyrics denouncing China have been jailed in Vietnam for spreading propaganda against the state.

Judges in Ho Chi Minh City sentenced Tran Vu Anh Binh to six years in prison and Vo Minh Tri to four years.

Correspondents say the musicians were not well known before their arrest earlier this year, but their music has now found a wider audience among sympathisers in the Vietnamese diaspora.

Penggubah lagu Vietnam dipenjara karena liriknya bernada anti-Cina

Dua musisi Vietnam yang mengarang lagu-lagu yang liriknya mengecam Cina dijatuhi hukuman penjara di Vietnam karena menyebarkan propaganda menentang negara.

Para hakim di Ho Chi Minh City menjatuhkan hukuman penjara selama enam tahun kepada Tran Vu Anh Binh dan empat tahun penjara kepada Vo Minh Tri.

Para wartawan mengatakan kedua musisi itu tidak dikenal sebelum mereka ditangkap awal tahun ini, tetapi musik mereka sekarang dikenal luas oleh simpatisan di kalangan diaspora Vietnam.

UXB closes Japanese airport

Sendai airport

Flights in and out of Sendai airport were cancelled.

A major airport in northern Japan has been closed after what's thought to be an unexploded Second World War bomb was discovered.

Bomb disposal teams have moved in to clear the American bomb at Sendai airport, which was a Japanese military flying school from 1940 until the end of the war in 1945.

Bom tidak meledak membuat bandar udara Jepang ditutup

Kosakata

  • lyrics: lirik
  • sympathisers: simpatisan
  • arrest: penangkapan
  • uxb: bom tidak meledak
  • flying school: sekolah penerbangan

Bandar udara besar di Jepang bagian utara ditutup setelah ditemukan benda yang diperkirakan sebagai bom tidak meledak dari peninggalan Perang Dunia Kedua.

Tim gegana memasuki bandara untuk membersihkan bom Amerika Serikat di Bandara Sendai. Tempat itu merupakan sekolah penerbangan militer Jepang mulai dari 1940 hingga akhir perang pada 1945.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.