Russia plans to expand military-technical cooperation

Vladimir Putin, AP
Image caption Putin said he was satisfied with last year's growth in arms and military equipment trade.

Belajar bahasa Inggris melalui dua berita BBC tentang keputusan Putin tentang perdagangan senjata Rusia dan fenomena video tarian tahanan di penjara Filipina.

Russia plans to expand military-technical cooperation

Russian President Vladimir Putin has said loans should be used more efficiently in military-technical cooperation with foreign country and the list of countries - buyers of Russian weapons should be expanded, Russian state news TV channel Rossiya 24 reported on 3 April.

Putin was speaking at a meeting of the commission for military-technical cooperation with foreign states at his residence in Novo-Ogarevo, Moscow Region.

To achieve this goal, a whole range of services should be offered - from maintenance to personnel training, and joint production companies could be set up, Putin said.

Putin also said that proceeds from exports would allow Russian companies to introduce innovations and thus overtake competitors on the market.

Reviewing last year's figures, Putin said he was satisfied with a growth in arms and military equipment trade.

Rusia rencana perluas kerjasama teknis militer

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan peminjaman senjata harus lebih efisien dalam kerjasama teknis militer dengan negara asing dan beberapa negara yang termasuk dalam daftar pembeli persenjataan dari Rusia harus diperluas, demikian laporan saluran TV berita milik negara, Rossiya 24 pada 3 April.

Putin berbicara dalam pertemuan dengan komisi kerjasama teknis militer dengan bangsa-bangsa asing di kediamannya di Novo-Ogarevo, Moskow.

Untuk mencapai tujuan ini, sejumlah layanan harus ditawarkan - mulai dari perawatan peralatan hingga pelatihan personil, dan perusahaan produksi gabungan pun dapat dibangun, seperti disebutkan oleh Putin.

Putin juga mengatakan bahwa meneruskan ekspor akan membuat perusahaan-perusahaan Rusia membuat inovasi sehingga mengambilalih kompetitor di pasar.

Meninjau hasil tahun lalu, Putin menyebut ia puas dengan pertumbuhan perdagangan senjata dan peralatan militer.

Philippines-dancing inmates

Image caption Filipino inmates practice their dance steps at the Cebu Provincial and Rehabilitation Center in Cebu.

Six years and 52 million YouTube hits later, Filipino inmates who danced to "Thriller" inside a prison courtyard are getting their stories told in a movie drama about redemption and corruption behind bars.

"Dance of the Steel Bars" was shot in the Cebu provincial prison, the same place where up to 1,500 inmates dressed in orange uniforms danced to global fame in 2007.

Their choreographed act still attracts thousands of tourists who troop to the prison to watch the performance, which recently included "Gangnam Style."

Some of the dancing inmates appear in the movie too. The movie is set for local release on June 12.

Its creators plan to enter it in international film festivals and for screenings in major cities abroad.

Tarian tahanan Filipina

Setelah enam tahun dan video yang diunggah di Youtube ditonton oleh 52 juta orang, kisah sejumlah tahanan yang menarikan tarian "Thriller"di lapangan penjara Filipina akan diceritakan melalui sebuah film drama mengenai pembebasan dan korupsi di balik jeruji penjara.

"Dance of the Steel Bars" diambil dengan latar penjara propinsi Cebu, tempat yang sama di mana sekitar 1500 tahanan berseragam jingga menari dan menjadi terkenal di dunia tahun 2007.

Aksi koreografi mereka masih mengundang ribuan turis yang datang ke penjara itu untuk menyaksikan penampilan para tahanan, yang belakangan juga menarikan "Gangnam Style".

Beberapa tahanan yang menari juga muncul dalam film yang rencananya akan dirilis pada 12 Juni.

Pembuat film itu berencana memasukkan filmnya ke beberapa festival film internasional dan ditayangkan di berbagai kota besar dunia.

Berita terkait