Ebola virus is a new strain

Dokter tanpa batas, AFP Hak atas foto AFP
Image caption The source of the ebola virus was still not known.

Belajar bahasa Inggris melalui berita BBC tentang perkembangan virus Ebola di Afrika Barat dan penyelidikan tenggelamnya kapal feri di Korea Selatan.

Ebola virus is a new strain

Scientists say the Ebola virus that has recently killed more than 100 people in West Africa is a new strain.

A study by an international team of scientists - published in the New England Journal of Medicine - said the source of the virus was still not known.

But they said it had not been imported from other countries, as previously believed.

The virus is thought to have been introduced into the human population late last year, and transmitted for months before the outbreak became apparent.

Most of the deaths have occurred in Guinea, and some in Liberia.

Virus ebola adalah ketegangan baru

Sejumlah ilmuwan mengatakan virus ebola yang baru-baru ini menewaskan lebih 100 orang di Afrika Barat adalah ketegangan baru.

Sebuah penelitian yang dilakukan sekelompok ilmuwan dan diterbitkan dalam Jurnal Kedokteran New England mengatakan bahwa sumber virus masih belum diketahui.

Tetapi mereka mengatakan virus itu tidak dibawa dari negara lain, seperti yang diyakini sebelumnya.

Virus itu diperkirakan mulai masuk ke populasi manusia akhir tahun lalu, dan ditularkan selama beberapa bulan sebelum penyebaran mulai terlihat jelas

Sebagian besar kematian terjadi di Guinea dan beberapa di Liberia.

Investigation on South Korean ferry

Hak atas foto Reuters
Image caption Students hold signs with messages of hope for the return of their missing friends.

South Korean authorities say they still hope to find survivors in the ferry which capsized carrying hundreds of students from the same high school.

Oxygen has been pumped into the upturned hull of the vessel, the Sewol, in an effort to assist those who may still be alive in air pockets in some of the cabins.

The South Korean coastguard is investigating reports the crew delayed giving orders to abandon the ship.

179 people have been rescued from the vessel, the Sewol, but almost 300 are missing.

Twenty people are confirmed dead.

Penyelidikan feri Korea Selatan

Pejabat Korea Selatan mengatakan mereka masih berharap dapat menemukan para korban tenggelamnya kapal feri yang membawa ratusan murid dari SMA yang sama.

Oksigen dialirkan ke lambung kapal yang menengadah, Sewol sebagai upaya membantu mereka yang masih selamat di beberapa posisi kabin yang masih mendapat udara.

Penjaga pantai Korea Selatan menyelidiki laporan yang menyatakan bahwa awak kapal terlambat memberikan perintah untuk meninggalkan kapal.

179 orang telah diselamatkan dari kapal Sewol tetapi hampir 300 lainnya masih hilang.

20 orang telah dipastikan tewas.

Berita terkait