SBY-Najib bahas tenaga kerja

Sby, Najib Razak
Image caption Malaysia menjanjikan perlindungan lebih besar bagi pekerja asal Indonesia

Indonesia dan Malaysia sepakat untuk menyelesaikan pertikaian yang mengganggu hubungan kedua negara termasuk penyiksaan TKW dan konflik perbatasan.

"Tentu saja kadang-kadang ada perbedaan pendapat di antara kami," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam jumpa pers bersama Perdana Menteri Najib Razak seperti dikutip kantor berita AFP.

"Tugas kami sebagai pemimpin adalah menangani masalah ini dengan bijak dan tidak membiarkan membesar, mempengaruhi apa yang telah kami miliki," katanya pada akhir kunjungan dua hari yang bertujuan memuluskan hubungan kedua negara.

Yudhoyono mendesak Malaysia mengadili para penyiksa TKW dengan cepat.

"Kasus-kasus ini harus ditangani hukum secara cepat dan adil sebelum menjadi isu lain yang bisa merusak hubungan kita," katanya.

"Saya puas dengan apa yang telah kami capai sekarang meskipun hal tidak boleh berpuas diri dan kita harus melanjutkan memperbaiki sistem ini," katanya seperti dilaporkan AFP.

Perdana Menteri Najib Razak menjamin para tenaga kerja Indonesia akan dilindungi.

"Kami menghargai kehadiran mereka disini dan kami akan melanjutkan perlindungan kepentingan mereka dan jika terdapat pelanggaran hukum mereka akan diadili juga," katanya.

Indonesia dan Malaysia memiliki kesamaan bahasa, agama dan budaya namun hubungannya terganggu karena seringnya perbedaan pendapat.

Hubungan kedua negara terganggu sejak Juni ketika kapal perang Indonesia dan Malaysia memasuki perairan yang kaya minyak di kawasan Ambalat lepas pantai Kalimantan.