Terbaru 18 November 2009 - 13:35 GMT

SBY-Boediono dilantik

Kabinet Susilo Bambang Yudhoyono

Jajaran kabinet Susilo Bambang Yudhoyono di depan Istana Negara

Presiden dan Wakil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono serta Boediono resmi dilantik di Gedung MPR, Selasa 20 Oktober 2009.

Upacara pelantikan dipimpin oleh Ketua MPR, Taufiq Kiemas.

Sebelum pengambilan sumpah, Wakil Ketua MPR Lukman Hakim Saefuddin membacakan keputusan KPU mengenai penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih hasil pemilu.

Para mantan presiden RI juga diundang untuk menghadiri prosesi pelantikan ini.

SBY terpilih sebagai kepala negara untuk periode keduanya sementara Wakil Presiden Boediono menggantikan Muhammad Jusuf Kalla.

Pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono dipilih oleh lebih dari 50% pemilih sehingga tidak diperlukan pemilihan presiden babak kedua.

Kontrol pemerintahan

Kemenangan satu putaran ini dinilai membuat legalitas pasangan tersebut tampaknya tidak perlu dipertanyakan lagi.

Susilo Bambang Yudhoyno

Partai Demokrat menguasai sekitar 26% kursi terbesar di DPR

Namun kemenangan satu putaran Yudhoyono dan dominasi Partai Demokrat, beserta koalisinya, di parlemen dikhawatirkan menjurus pada sebuah pemerintahan yang kurang demokratis dengan lemahnya pengawasan dari parlemen.

Pengamat politik Sunny Tanuwidjaja mengatakan dengan kondisi saat ini maka kemungkinan eksekutif memiliki kekuasaan sangat dominan terbuka lebar.

Pengamat politik Sukardi Rinakit juga melihat peluang akan dominasi eksekutif menjadi amat besar.

Namun pada saat bersamaan dia menegaskan peluang pemerintahan mendatang menjadi sebuah pemerintahan yang otoriter sangat kecil.

Sukardi berharap agar dominasi eksekutif tidak berlebihan diperlukan partai politik yang bersedia berada di luar lingkaran kekuasaan sebagai oposisi untuk mengontrol jalannya pemerintahan.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.