Pencari suaka Tamil mendarat

Kapal Oceanic Viking
Image caption Warga Tamil berada di atas Oceanic Viking sudah hampir satu bulan

Dua puluh dua pencari suaka asal Sri Lanka turun ke darat setelah berada di atas kapal Australia di perairan Kepulauan Riau bulan lalu.

Mereka adalah 22 dari 78 warga suku Tamil yang berada di atas kapal Oceanic Viking milik kantor Bea Cukai Australia yang melabuh di lepas pantai Pulau Bintan dan sebelumnya menolak turun ke darat.

Kapal Australia itu menangkap mereka saat melakukan tugas pencarian di lautan Indonesia bulan lalu.

Ke 22 orang yang bersedia turun ke darat dibawa ke Bintan untuk diproses permintaan suakanya.

Warga Tamil ini akan diproses di pusat penahanan yang dibiayai oleh Australia di Tanjung Pinang, Bintan.

Indonesia setuju menerima para pencari suaka ini bulan lalu sesuai dengan kesepakatan dengan Australia dalam mengatasi membanjirnya pendatang ke wilayah kedua negara.

Warga Tamil ini pada awalnya menolak meninggalkan kapal dan menuntut dibawa langsung ke Australia.

Lima puluh enam warga Tamil masih berada di atas Oceanic Viking.

Pemerintah Australia dilaporkan telah menawarkan untuk menempatkan mereka dalam waktu empat hingga enam minggu jika mau meninggalkan kapal itu.

Akan tetapi Perdana menteri Kevin Rudd mengatakan permintaan suaka mereka tidak diproses lewat jalur khusus yang dipercepat.

Peningkatan pencari suaka ke Australia tahun ini membuat kubu oposisi menuduh pemerintah yang berkuasa membuat negara itu sasaran empuk bagi penyelundup manusia.