Angka HIV-AIDS di Indonesia meningkat

protes HIV
Image caption Prostitusi dan seks sebelum nikah disebut sebagai penyebab HIV, Aids

Jumlah kasus HIV-AIDS di Indonesia meningkat, menurut data pemerintah.

Para pejabat PBB mengatakan kasus penyakit ini meningkat secara lebih cepat melalui hubungan seksual dan bukan karena penggunaan obat bius. Peningkatan ini menurut para pejabat PBB mengkawatirkan.

Wartawan BBC di Jakarta, Karishma Vaswami melaporkan angka terakhir menunjukkan paling tidak 290.000 orang di Indonesia terkena HIV.

Data baru-baru ini menunjukkan 18.000 orang terkena penyakit ini dan jumlah tersebut meningkat dari tahun lalu.

Virus HIV pertama kali menyebar di antara para pengguna obat bius.

Namun para pejabat dari organisasi-organisasi seperti program PBB untuk HIV-AIDS, UNAIDS, mengatakan hubungan seksual merupakan penyebab utama penyebaran HIV-Aids di Indonesia.

Distribusi kondom

Image caption Mereka yang terkena virus HIV sulit untuk dijangkau

Sejumlah organisasi Islam ,seperti dilaporkan wartawan BBC di Jakarta, mengatakan penyebaran AIDS ini karena hubungan seksual pra-nikah dan prostitusi.

Pemerintah Indonesia berusaha keras menekan penyebaran HIV-Aids ini.

Baru-baru ini Komisi AIDS Nasional menunjuk Julia Perez, seorang model dan aktris, sebagai perwakilan untuk membagi kondom kepada anak-anak muda.

Tetapi para aktifis AIDS mengatakan bahwa meningkatkan upaya penggunaan kondom merupakan tantangan besar di Indonesia karena banyak kelompok agama yang menentang.

Di dunia, Benua Afrika memiliki angka HIV-AIDS tertinggi di dunia. Hampir 4.000 orang meninggal setiap hari karena penyakit terkait AIDS di Afrika.

Sejauh ini belum ada pengobatan tuntas yang ditemukan, namun pengembangan obat anti-retroviral atau ARV, terbukti berhasil membantu banyak pasien.