Terbaru  22 Februari 2010 - 15:27 GMT

HRWG minta Obama bahas Munir

Munir

Munir tewas dalam perjalanan ke Belanda di tahun 2004.

Kelompok pegiat hak asasi manusia Human Right Working Group, HRWG meminta Presiden Barack Obama menjadikan kasus Munir sebagai salah-satu topik utama pembicaraan saat dia berkunjung ke Indonesia bulan Maret nanti.

Dalam sebuah pertemuan di Washington, HRWG meminta agar Obama mendesak Presiden Yudhoyono untuk menuntaskan kasus pembunuhan politik pertama dalam masa reformasi tersebut.

Menurut laporan wartawan BBC Sigit Purnomo dari Jakarta, masalah belum terungkapnya siapa pembunuh pegiat HAM Munir disampaikan direktur eksekutif kelompok hak asasi manusia HRWG Indonesia Rafendy Jamin, saat bertemu Presiden Barack Obama di Gedung Putih, akhir pekan lalu.

Presiden bisa memerintahkan kejaksaan dan kepolisian untuk meneruskan kasus ini, melakukan penyidikan ulang, mencari novum baru, dan menggunakan instrumen yang ada guna untuk melakukan peninjauan kembali.

Choirul Anam

Menurut HRWG, pengungkapan kasus Munir penting dibahas pada pertemuan Obama dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang direncanakan pertengahan Maret nanti, karena menjadi semacam ujian atas upaya demokratisasi dan perlindungan hukum bagi pembela HAM di Indonesia.

Wakil direktur eksekutif HRWG M.Choirul Anam kepada BBC mengatakan, desakan Obama akan efektif untuk membuka kembali kasus Munir yang saat ini mandek setelah seorang mantan pejabat Badan Intelejen Negara dinyatakan bebas dari tuduhan sebagai dalang pembunuhan Munir.

"Presiden bisa memerintahkan kejaksaan dan kepolisian untuk meneruskan kasus ini, melakukan penyidikan ulang, mencari novum baru, dan menggunakan instrumen yang ada guna untuk melakukan peninjauan kembali. Tetapi itu tidak dilakukan oleh SBY sehingga kejaksaan agung sampai saat ini tidak melakukan peninjauan kembali walaupun ketua Mahkamah Agung mengatakan peninjauan kembali bisa diterima." kata Anam.

Oleh karenanya, HRWG melihat bahwa ada upaya sistemastis, tidak hanya dari jaksa agung tetapi juga dari Presiden Yudhoyono untuk melemahkan kasus tersebut.

"Itulah sebabnya kami meminta kepada Presiden Obama guna mengingatkan SBY guna menyelesaikan kasus ini." tambah Choirul Anam.

Danjen Kopassus

Mantan Danjen Kopassus Muchdi PR diputus bebas oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan karena dianggap tidak terbukti terlibat dalam kasus ini.

Pengadilan akhirnya hanya menghukum 20 tahun penjara orang yang disebut sebagai pelaku utama, mantan pilot Garuda Pollycarpus.

Kejaksaan sejauh ini masih berencana untuk membuka kembali kasus ini dan tengah mempersiapkan berkas Peninjauan Kembali, atau PK.

Tetapi langkah ini menurut Jaksa Agung Hendarman Supanji masih menunggu salinan putusan kasasi dari Mahkamah Agung.

Munir meninggal di tahun 2004 saat melakukan perjalanan menuju Belanda menggunakan maskapai Garuda. Hasil visum dokter forensik, Munir meninggal karena diracun dengan zat kimia, arsenik.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.