MPR undang Presiden sidang paripurna

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Image caption MPR menjamin paripurna tidak bahas soal pemakzulan presiden

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Taufiq Kiemas menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di Istana Negara Jakarta.

Taufiq menyampaikan undangan sidang paripurna MPR yang akan dilangsungkan Senin, 1 Maret.

Dalam pertemuan tersebut, pimpinan MPR dan presiden membahas tata-tertib MPR terkait sidang yang akan berlangsung. Taufiq menjamin bahwa sidang hanya akan membahas agenda yang telah disiapkan bukan hal lain.

"Paripurna MPR, isinya tidak keluar dari yang telah diagendakan," kata Taufiq.

Pernyataan tersebut muncul setelah ramainya pemberitaan tentang dibahasnya butir pemakzulan presiden dalam tata tertib sidang Pripurna MPR.

Isu pemakzulan diangkat sejumlah pihak, setelah fraksi anggota Pansus Bank Century DPR mengumumkan kesimpulannya dua hari lalu. Dalam kesimpulan itu antara lain disebutkan para pejabat dibawah Presiden Yudhoyono dianggap bertanggung jawab atas dugaan penyelewengan dalam penyelamatan bank century senilai Rp 6,7 triliun.

Kedatangan pimpinan MPR yang sebagian besar berisi unsur partai politik, juga memunculkan dugaan forum ini akan menjadi agenda lobi politik pencarian dukungan, menjelang sidang paripurna DPR 2 Maret mendatang.

Dalam sidang tersebut, Pansus Century DPR akan membacakan kesimpulan akhirnya.

Dalam pertemuan di istana ini Taufiq Kiemas datang bersama jajaran Pimpinan MPR, sedang presiden didampingi Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan Djoko Suyanto, dan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.