Terbaru  9 Maret 2010 - 04:31 GMT

Antasari ajukan banding

Antasari Azhar

Menurut kuasa hukumnya, Antasari dijebak dalam kasus Nasrudin

Antasari Azhar yang dijatuhi hukuman penjara 18 tahun atas dakwaan terlibat pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Jakarta.

Menurut kuasa hukumnya, banding diajukan Senin kemarin.

Mantan Ketua KPK itu dijatuhi hukuman bersama sejumlah orang lain termasuk seorang mantan perwira tinggi polisi. Menurut majelis hakim mereka terbukti merencanakan dan melakukan pembunuhan terhadap Nasrudin Zulkarnaen, dengan motif kisah asmara yang melibatkan istri ketiga Nasrudin, Rhani Juliani.

"Kami mengajukan banding karena Antasari dijebak dalam kasus ini. Kami menuntut dia dibebaskan," kuasa hukum Antasari, Juniver Girsang mengatakan pada kantor berita AFP.

"Menurut kami putusan hakim tidak didasarkan pada kebenaran ... Bukti-bukti yang diajukan jaksa dalam persidangan terlalu dibuat-buat," tambah Juniver.

Sejumlah pihak turut mempertanyakan bukti yang diajukan jaksa dalam persidangan, yang dianggap kurang mendukung dakwaan terhadap Antasari.

Komisi Yudisial yang mengawasi kinerja aparat peradilan menyatakan tengah mengkaji kinerja jaksa dalam kasus ini.

Kasus dugaan pembunuhan yang melibatkan Antasari menyedot perhatian publik di Indonesia karena saat dikenai status tersangka Maret lalu, Antasari masih menjabat sebagai ketua KPK.

Dua pimpinan KPK kemudian juga dikenai status tersangka dalam kasus berbeda, namun kemudian dibebaskan.

Penahanan Antasari serta dua pimpinan KPK tersebut sempat diduga merupakan upaya pelemahan KPK.

Antasari berkeras dirinya disangka terlibat kasus hukum karena ada pihak yang tidak senang pada kinerjanya selaku ketua KPK yang menangani sejumlah kasus korupsi besar di Indonesia.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.