Terbaru  8 Juni 2010 - 13:24 GMT

Fenomena Luna akan berlanjut

Facebook mendorong fenomena Luna

Perhatian terhadap selebriti akan terus meningkat karena internet

Perhatian masyarakat terhadap rekaman video porno mirip selebriti Indonesia akan terus terus berlanjut, kata psikolog sosial Sarlito Wirawan.

Dia mengatakan masyarakat sangat haus informasi apapun terutama bila menyangkut sosok publik.

"Siapa yang ingin tidak ingin melihat Luna Maya. Begitu tahu namanya... buka buka semua," kata Sarlito Wirawan.

Jutaan pengguna twitter dunia menempatkan 'Ariel peter porn' menjadi istilah twitter nomor satu sampai Selasa sore.

Beredarnya rekaman video berisi adegan porno antara orang yang disangka sebagai Ariel, vokalis kelompok Peter pan dan Luna Maya, seorang pembawa acara televisi menjadi topik hangat pemberitaan media dan perbincangan di dunia internet beberapa hari terakhir.

Siapa yang ingin tidak ingin melihat Luna Maya. Begitu tahu namanya... buka buka semua.

Sarlito Wirawan

Ahli strategi media sosial Nukman Luthfie mengatakan masyarakat Indonesia sedang mengalami perubahan pola penggunaan internet, dari ruang terbatas di milis dan forum ke media yang lebih luas dengan peserta jutaan orang.

"Sosial media sudah merasuk ke dalam kehidupan pengguna internet Indonesia. Sebagai contoh sekarang pengguna facebook itu lebih dari 60% pengguna internet Indonesia," kata Nukman Luthfie.

Rekaman video mirip Luna Maya dan Ariel ini bermula di jejaring facebook itu dengan cepat pindah ke berbagai laman internet.

Beberapa video sejenis pun muncul dan langsung mendominasi perbincangan di twitter.

Di Indonesia, pemakai facebook saat ini ditaksir mencapai lebih dari 23 juta orang.

Pengguna internet di Indonesia saat ini diperkirakan mencapai 35 juta jiwa.

Sementara sepertiga pengguna blackberry di dunia adalah pengguna asal Indonesia.

Selain politisi yang mundur dari kursi anggota DPR akibat video mesum yang terkuak di internet, seorang menteri juga dipaksa minta maaf bulan lalu setelah tertangkap kamera menggunakan jalur terlarang di jalan raya yang lalu disebarkan melalui twitter.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.