Terbaru  28 Juni 2010 - 08:25 GMT

FPI dilaporkan ke Komnas dan Polri

Aksi FPI

Aksi kekerasan FPI dinilai cenderung dibiarkan aparat polisi

Anggota DPR melaporkan Font Pembela Islam, FPI, ke Komnas HAM dan Mabes Polri menyusul pembubaran paksa pertemuan anggota DPR dan masyarakat di Banyuwangi, Jawa Timur, pekan lalu.

Ribka Tjiptaning, anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, pertemuan anggota komisi IX dengan masyarakat pekan lalu membahas masalah kesehatan gratis bagi rakyat, dan masalah TKI.

Kabupaten Banyuwangi salah satu wilayah pengirim TKI terbesar.

Pekan lalu, FPI membubarkan pertemuan yang dihadiri oleh anggota komisi IX DPR dengan masyarakat di Banyuwangi Jawa Timur.

Anggota DPR Rieke Dyah Pitaloka dan Ribka Tjiptaning hadir atas undangan panitia untuk membahas masalah kesehatan gratis bagi masyarakat dan tenaga kerja.

Menurut Rieke, di tengah pertemuan sekelompok orang meminta acara dihentikan secara paksa.

Dia mengatakan aparat cenderung membiarkan tindakan yang dilakukan oleh FPI.

"Jika aparat membiarkan itu terjadi, kesalahan pertama berada di aparat, kalau acara itu tidak memiliki izin seharusnya aparat yang membubarkan acara itu, " kata Rieke.

Kewenangan anggota

Rieke menambahkan beberapa aparat keamanan yang hadir cenderung membiarkan aksi pembubaran oleh FPI itu.

Jika aparat membiarkan itu terjadi, kesalahan pertama berada di aparat, kalau acara itu tidak memiliki ijin seharusnya aparat yang membubarkan acara itu

Anggota DPR Rieke Dyah

Direktur Wahid Institute Ahmad Suaedy mengatakan aksi FPI ini tidak boleh dibiarkan, apalagi peristiwa terakhir adalah pembubaran paksa acara yang dihadiri oleh anggota DPR yang merupakan wakil rakyat. Apalagi sosialisasi undang-undang merupakan kewenangan anggota DPR.

Ahmad mengatakan kemauan politik pemerintah dibutuhkan agar aksi kekerasan ini tidak berlanjut.

"Jika ada kemauan politik, tentunya aparat kepolisian bersikap tegas terhadap aksi pembubaran paksa yang dilakukan oleh FPI," tambah Ahmad.

Apalagi menurut Ahmad, aksi FPI sekarang cenderung meluas tidak hanya terhadap pemeluk Ahmadiyah, tetapi terhadap segala sesuatu diluar prinsip mereka.

Sebelumnya, bulan lalu FPI juga membubarkan acara pelatihan mengenai Hak Asasi Manusia kepada waria dan transgender yang dilakukan oleh Komnas HAM di Hotel Bumi Wiyata Depok, Jawa Barat.

Di Bekasi, FPI juga meminta pengembang perumahan Harapan Indah memindahkan patung tiga mojang (wanita) yang ada di kompleks perumahan mereka.

Dua tahun lalu, FPI menyerang aksi damai yang dilakukan Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan, AKKBB, di monumen nasional pada 1 Juni 2008.

Puluhan orang terluka dalam peristiwa itu.

Berkaitan dengan insiden itu, beberapa orang diajukan ke pengadilan. Ketua umum FPI Rizieq Shihab divonis 1,5 tahun menyusul peristiwa kekerasan itu.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.