PPATK tunda pertemuan dengan DPR

Kepala PPATK Yunus Husein
Image caption Kepala PPATK Yunus Husein meminta pertemuan dengan DPR ditunda

Kepala Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan, PPATK, Yunus Husein, meminta DPR menuda pertemuan yang sedianya berlangsung hari Senin (26/07).

Dalam penjelasannya kepada BBC Indonesia, Juru Bicara PPATK, Natsir Kongah mengatakan penundaan dilakukan karena Ketua PPATK masih melakukan kajian terhadap proses penyusunan draft RUU PPATK.

"Ketua PPATK meminta pertemuan ini ditunda karena masih harus menyiapkan draft RUU PPATK," kata Natsir.

Sebelumnya Komisi III DPR RI yang membidangi hukum berencana akan melakukan pertemuan dengan Ketua Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) pada pukul 14.00.

Polisi sendiri telah menyampaikan penjelasan seputar hal ini pertengahan Juli lalu. Saat itu Mabes Polri menyatakan dari 23 rekening perwira tinggi polisi yang dilaporkan PPATK, hanya dua rekening yang diduga merupakan hasil kejahatan.

DPR hari Senin ini juga sebenarnya menjadwalkan pertemuan dengan Kepala Kepolisian Indonesia, Bambang Hendarso Danuri, namun menurut Nasir Djamil pertemuan itu dibatalkan karena Kapolri harus melakukan kunjungan ke luar Jakarta.

Keberadaan rekening gendut milik perwira Polri pernah menjadi bahan laporan mendalam majalah berita Minggu Tempo.