Terbaru  28 Juli 2010 - 05:16 GMT

Demonstrasi tolak Buddha Bar

Protes Budha Bar

Umat Budha kembali menggelar protes penggunaan nama Budha Bar

Ratusan umat Buddha hari Rabu (28/7) kembali memprotes penggunaan nama Buddha Bar untuk restoran di kawasan Menteng Jakarta Pusat.

Protes dilakukan oleh Forum Anti Buddha Bar, FABB, dari Jakarta dan Jepara, Jawa Tengah di kawasan Bundaran HI Jakarta.

Dr. Suryawidya Ketua Umum Majelis Agama Buddha Teravada Indonesia menilai penggunaan nama Buddha Bar melanggar hukum dan tidak menghormati umat Buddha dengan menggunakan nama agama untuk kepentingan bisnis.

"Kita kan negara Pancasila, lebih peduli dengan umat beragama, Buddha itu nama agama, nama nabi kita dan umatnya pun disebut umat Buddha, kemudian dipakai bisnis apalagi bisnisnya pun tidak layak, itu artinya melecehkan dan menistakan agama kami," tambah Suryawidya.

Suryawidya mengatakan pemilik Buddha Bar melanggar hukum, karena tetap menggunakan nama Buddha Bar, padahal Direktur Merek melalui suratnya No. HKI 4.HI.06.03-68 memang mencabut sertifikat merek Buddha Bar.

"Permintaan Dirjen Pariwisata agar pemilik Buddha Bar mengganti ornamen yang digunakan di restoran tersebut [juga] tetapi tidak dipatuhi," tambah Suryawidya.

Awal 2009, protes terhadap Buddha Bar ini mulai merebak setelah kafe dan bar waralaba Perancis itu dibuka dan beroperasi di Jakarta.

Selain menggunakan nama Buddha, restoran itu juga disebut-sebut memasang berbagai simbol agama Buddha, salah-satunya adalah patung Buddha berwarna emas.

Masalah penggunaan nama Buddha Bar ini juga dibawa ke Pengadilan Tata Usaha Negara PTUN, FABB dan pemilik Buddha Bar masing-masing melayangkan gugatan.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.