Terbaru  29 Juli 2010 - 09:29 GMT

Pembantu Noordin divonis 3 tahun

Putri Munawaroh

Putri Munawaroh terbukti ikut menyembunyikan Noordin M Top

Putri Munawaroh terdakwa kasus tindak pidana terorisme yang menyembunyikan Noordin M Top divonis tiga tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Wartawan BBC di Jakarta, Sri Lestari, melaporkan Putri Munawaroh terbukti bersalah melanggar pasal 13b Perpu No 2002 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme yang dikuatkan menjadi UU No 15/2003.

"Menjatuhkan pidana tiga tahun penjara," kata Ketua Majelis Hakim, Ida Bagus Dwiyantara dalam pembacaan vonisnya hari Kamis (29/7).

Dalam pertimbangannya Majelis Hakim mengatakan hal-hal yang memberatkan terdakwa yakni perbuatannya meresahkan masyarakat serta tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas terorisme.

Vonis terhadap Munawaroh ini jauh lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum, yakni delapan tahun penjara.

Rencana banding

Meski vonis yang dijatuhkan lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum, Pengacara Putri Munawaroh berencana untuk mengajukan banding terhadap putusan itu.

"Kami akan melakukan banding terhadap putusan ini," kata salah satu Pengacara Putri Munawaroh, Ahmad Midan.

Sementara itu, Jaksa mengatakan akan memanfaatkan waktu untuk pikir-pikir terhadap putusan Majelis Hakim.

Putri Munawaroh adalah istri Hadi Susilo alias Adib.

Putri terkena tembakan ketika Densus 88 mengerebek rumah yang menjadi tempat persembunyian Noordin M Top di Jawa Tengah pasca serangan bom di Hotel Ritz-Carlton dan JW Marriott.

Dalam pengerebekan yang berlangsung bulan September tahun 2009 lalu itu, personel Densus 88 menembak mati Susilo, Noordin M Top, Bagus Budi Pranoto alias Urwah dan Ario Sudarsono alias Aji.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.