Terbaru  31 Juli 2010 - 13:28 GMT

Perancang Iwan Tirta dikebumikan

Para pemimpin negara-negara APEC mengenakan kemeja batik rancangan Iwan Tirta dalam KTT APEC di Bogor tahun 1994

Perancang batik terkemuka Indonesia, Iwan Tirta, dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Karet Bivak, Jakarta Pusat hari Sabtu sore.

Iwan meninggal dunia Sabtu pagi di RS Abdi Waluyo, Menteng di usia 75 tahun.

Dalam beberapa tahun terakhir Iwan menderita penyakit diabetes dan mendapat sejumlah serangan stroke. Dalam dua minggu terakhir dia dirawat di rumah sakit karena komplikasi penyakit jantung, ginjal dan sesak nafas akibat diabetes yang dideritanya.

Almarhum yang bernama lengkap Noesjirwan Tirtaamidjaja ini lahir di Blora, Jawa Tengah, 18 April 1935.

Iwan, yang pernah mengaku bercita-cita menjadi diplomat, mulai merancang batik pada tahun 1971 tidak lama setelah dia lulus kuliah hukum di universitas terkemuka Amerika Serikat, Universitas Yale.

Dia mengatakan ketika tinggal di Amerika banyak mendapat pertanyaan mengenai budaya Indonesia sehingga dirinya mulai tertarik untuk mempelajarinya.

Rancangan batik khas Iwan Tirta biasanya memadukan motif batik keraton dan pesisiran dengan menggunakan warna yang agak mencolok.

Batik karya Iwan Tirta tidak hanya dikenal luas di Indonesia, tetapi juga di banyak tempat di dunia.

Mantan Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela dikenal sebagai salah satu pelanggan Iwan.

Untuk KTT APEC di Bogor tahun 1994, Iwan Tirta mendesain batik bagi 18 kepala negara APEC, termasuk Presiden Bill Clinton.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.