Terbaru  1 September 2010 - 12:44 GMT

Buddha Bar diperintahkan ditutup

Buddha Bar

Pengacara menilai kasus Buddha Bar kewenangan pengadilan niaga

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memerintahkan penutupan Buddha Bar yang terletak di Menteng, Jakarta Pusat meski pengelola telah mengantongi izin dari Pemerintah DKI Jakarta.

Dalam sidang Rabu (1/9) majelis hakim yang diketuai oleh FX Jiwo Santoso mengatakan Buddha Bar telah melanggar azas kesusilaan dan norma dalam masyarakat terkait penggunaan nama Buddha sebagai simbol agama dan peletakan beberapa patung Buddha di restoran.

Kasus ini diajukan ke pengadilan oleh Forum Anti Budha Bar

Majelis hakim juga memerintahkan kepada PT Nireta Vista Creative, Dinas Pariwisata dan Gubernur DKI Jakarta untuk memberikan ganti rugi immaterial sebesar Rp 1 miliar, lebih tinggi dari gugatan Rp 500 juta kepada penggugat.

Pengadilan niaga

Salah satu pengacara PT Nireta Vista Creative, pemegang lisensi Buddha Bar, Kurnia Girsang mengaku kaget atas keputusan pengadilan.

"Yang pasti kita kaget ya karena ini masalah merek. Ini adalah kewenangan pengadilan niaga karena menyangkut merek dan merk Buddha Bar itu juga adalah merek internasional dan sudah terdaftar," kata Kurnia Girsang kepada BBC.

Dia menambahkan gugatan tersebut salah alamat.

"Klien kami bukan pemiliki merek tetapi adalah orang yang menerima lisensi," tuturnya.

Menurutnya, timnya masih akan berkonsultasi dengan kliennya apakah akan menutup Buddha Bar atau melakukan banding.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.