Terbaru  25 Januari 2011 - 13:19 GMT

Tersangka teroris termasuk remaja

Satuan antiteror Indonesia, Densus 88

Densus 88 dan barang bukti yang disita dalam sebuah operasi di masa lampau.

Polisi mengatakan diantara delapan tersangka teroris yang ditangkap di Jawa Tengah pada Senin (24/01), terdapat beberapa remaja lulusan SMP dan SMA.

Wakil Kepala Divisi Humas Polri, Brigjen, I Ketut Untung Yoga Ana, mengatakan kepada BBC Indonesia usia para tamatan sekolah menengah itu diyakini antara 18 sampai 19 tahun.

Ketut menambahkan penangkapan dilakukan di sejumlah tempat terpisah di kawasan Klaten dan Sukoharjo.

Densus mula-mula menangkap At, 28 tahun, kemudian menangkap tujuh lainnya -yaitu Ag, JL, Nug, Ar, TB, SP, dan YA- berdasarkan keterangan dari At sendiri.

Bukan siswa SMA, bukan. Mereka itu tamatan SMA dan tamatan SMP yang berusia antara 18 dan 19 tahun

Brigjen I Ketut Yoga Ana

Ketika ditanyakan apakah benar ada anak-anak sekolah menengah yang ditahan, Ketut mengatakan: "Bukan siswa SMA, bukan. Mereka itu tamatan SMA dan tamatan SMP yang berusia antara 18 dan 19 tahun."

Masih didalami

Polisi belum bisa menyebutkan dari kelompok mana para terduga teroris itu berasal.

Menurut Brigjen Ketut, Densus 88 masih mendalami semua aspek yang terkait dengan para tersangka yang ditahan.

Sewaktu ditanyakan apakah mereka tersangkut dengan peristiwa-peristiwa teroris masa lalu, Ketut hanya menjawab: "Nanti akan kita sampaikan setelah ada hasil investigasi."

Dia mengatakan pada waktu ini polisi masih berada di tahap awal penyelidikan.

Ditambahkannya lagi, para tersangka yang nanti didapati masuk kategori di bawah umur tetap akan diproses dengan pasal-pasal terorisme namun akan diperlakukan lain dari para tersangka yang berusia dewasa.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.