Terbaru  31 Januari 2011 - 13:14 GMT

DPR tolak kehadiran Bibit dan Chandra

Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah

Bibit dan Chandra dianggap masih terganjal dugaan kasus penyuapan.

Sejumlah anggota Komisi III DPR RI menolak kehadiran dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, KPK, Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah, dalam rapat dengar pendapat di gedung DPR, Senin (31/01)

Alasannya karena Bibit dan Chandra dianggap masih terganjal dalam kasus dugaan penyuapan walau kasus itu sudah dideponer atau dikesampingkan oleh Kejaksaan Agung.

Kericuhan sempat terjadi di kalangan anggota DPR yang setuju dan tidak setuju sebelum akhirnya pimpinan Komisi III memutuskan untuk menunda rapat kerja.

Seorang anggota DPR dengan tegas meminta agar Bibit dan Chandra meninggalkan ruang sidang.

Rapat kerja itu rencananya akan membahas sejumlah kasus korupsi yang kini tengah ditangani KPK, terutama terkait dengan pengambilalihan kasus Gayus Tambunan, seperti dilaporkan wartawan BBC Indonesia, Sigit Purnomo.

Balas dendam?

Namun pengamat hukum dari Universitas Indonesia, Rudy Satrio, berpendapat penolakan itu memberi kesan aksi balas dendam karena baru-baru ini KPK menahan sejumlah politisi yang terlibat dalam kasus penyuapan.

Ini menunjukkan institusi KPK lebih kuat karena dengan tidak hadirnya Bibit dan Chandra mereka akhirnya tidak melanjutkan persidangan

Dr Rudy Satrio Makatardjo

"Apa yang mereka lakukan lebih banyak pada persoalan partainya itu seolah-olah menjadi korban padahal dia kan wakil rakyat, bukan wakil partai.

"Ini menunjukkan institusi KPK lebih kuat karena dengan tidak hadirnya Bibit dan Chandra mereka akhirnya tidak melanjutkan persidangan," tambah Rudy.

Akhir pekan lalu 19 mantan anggota parlemen maupun anggota parlemen aktif -termasuk diantaranya adalah Panda Nababan dari Komisi III- ditahan dalam kasus dugaan penyuapan saat pemilihan deputi senior gubernur Bank Indonesia, Miranda Goeltom.

Sejumlah anggota DPR memang mengecam penangkapan tersebut secara terbuka.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.