Saham perdana Garuda diluncurkan

Garuda Indonesia Hak atas foto Getty
Image caption Salah satu armada Boeing Garuda Indonesia.

Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia hari Jumat ini (11/02) mencatat saham perdananya di Bursa Efek Indonesia.

Menurut kantor berita Reuters, dalam perdagangan sesi pagi, saham Garuda Indonesia sempat anjlok 23 persen ke harga 580 rupiah setelah diluncurkan dengan harga 750 rupiah.

Maskapai berlambang burung dongeng Garuda ini berhasil meraup dana sebesar 4.75 trilyun dari penjualan saham perdananya.

Hasil penjualan saham perdana akan digunakan Garuda selain untuk menambah modal juga sebagai suntikan untuk ekspansi pasar.

Menurut siaran pers, tahun ini Garuda Indonesia berencana melebarkan sayap ke dua kota di India, New Delhi dan Mumbay dan ke ibukota Taiwan, Taipei.

Sebenarnya rencana penjualan saham perdana sudah digulirkan sejak tahun 2000 namun beberapa kali tertunda karena alasan keuangan dan operasional.

Garuda Indonesia sempat terpuruk karena dirudung kecelakaan secara beruntun seperti di tahun 2007 dimana Boeing 737 Garuda Indonesia tergelincir di Jogjakarta sehingga menewaskan lebih dari 20 orang.

Bahkan Garuda sempat dilarang terbang ke Uni Eropa karena alasan keselamatan namun larangan itu dicabut pada tahun 2009.

Sejumlah analis memperkirakan Garuda Indonesia sudah berhasil bangkit memperbaiki kinerjanya dalam beberapa tahun terakhir ini.

Berita terkait