Ketua Umum KONI bertemu Ketua FIFA di Zurich

Terbaru  8 Maret 2011 - 18:51 GMT
Ketua FIFA

Ketua FIFA, Joseph Blatter, bertemu dengan Ketua Umum KONI, Rita Subowo, di Zurich.

Ketua Umum KONI Rita Subowo, Selasa 8 Maret, melakukan pertemuan langsung dengan Ketua FIFA, Sepp Blatter, di Zurich yang antara lain membahas masalah PSSI.

Menurut Rita, Blatter merasa prihatin dengan situasi di Indonesia setelah diperlihatkan kliping berita tentang PSSI.

Dan Blatter menegaskan PSSI harus menggelar kongres untuk memilih Komisi Pemilihan dan sebelum tanggal 30 April sudah harus terpilih Ketua Umum Baru.

"Nah di dalam kerangka nominasi, tentunya dengan diberlakukannya statuta FIFA versi bahasa Inggris maka Pak Nurdin dengan sendirinya gugur. Begitu juga dengan tiga calon lain karena Komite Banding menyatakan empat-empatnya tidak lolos. Blatter mengatakan FIFA juga menegaskan yang lainnya tidak bisa ikut lagi," tutur Rita.

Ketiga bakal calon lain yang ditolak oleh Komite Banding itu adalah Nirwan Bakrie, George Toisutta, dan Arifin Panigoro.

Menurut Rita, Blatter juga meminta agar dilakukan pengawalan atas persiapan kongres.

"FIFA menghendaki anggotanya yang melaksanakan semuanya, berarti PSSI. Tinggal implementasinya yang harus dilihat bersama, dilaksanakan atau tidak."

"FIFA menghendaki anggotanya yang melaksanakan semuanya, berarti PSSI. Tinggal implementasinya yang harus dilihat bersama, dilaksanakan atau tidak."

Rita Subowo

FIFA juga akan mengirimkan pengwas atas kedua kongres yang akan digelar PSSI.

Nurdin tidak boleh

Sebelumnya Duta Besar RI untuk Swiss, Djoko Susilo, juga mengatakan bahwa menurut Ketua FIFA Nurdin Halid tidak boleh menjabat atau mencalonkan diri sebagai ketua umum PSSI.

Hal itu dipastikan dalam pertemuan para Dubes ASEAN dengan Ketua FIFA, Joseph Blatter, Selasa 8 Maret 2011, yang juga dihadiri oleh Djoko Susilo.

"Saya langsung bertanya apakah Pak Nurdin Halid, ketua PSSI sekarang, berhak untuk mencalonkan diri lagi. Itu pertanyaan saya langsung waktu ketemu Pak Blatter. Lalu dijawab beliau tidak."

"Kita harus menjunjung tinggi prinsip dan statuta FIFA di mana sudah jelas di situ tidak boleh seseorang yang terpidana itu menjabat atau mencalonkan diri dalam asosiasi sepakbola."

Sebelumnya Djoko Susilo mengatakan bahwa sudah ada surat dari FIFA beberapa tahun lalu yang menegaskan hal tersebut namun menurut Djoko ada pihak yang mematahkan surat tersebut.

"Dan kebetulan itu tidak menjadi perhatian masyarakat Indonesia pada waktu itu sehinga tidak ada yang tahu surat itu pernah terbit, surat itu pernah dikirim dan kemudain tidak ada tindak lanjutnya.

Bagaimanapun Djoko Susilo tidak mendapatkan jawaban tertulis dari Sepp Blatter soal larangan Nurdin Halid menjabat dan mencalonkan diri sebagai ketua umum PSSI.

"Saya langsung bertanya apakah Pak Nurdin Halid, ketua PSSI sekarang, berhak untuk mencalonkan diri lagi. Itu pertanyaan saya langsung waktu ketemu Pak Blatter. Lalu dijawab beliau tidak."

Djoko Susilo

"Mereka akan mengirim pengawas waktu Kongres nanti. Itu saja. Jadi karena waktunya sudah mepet, mereka akan mengawasi kongres yang akan berlangsung sebelum tanggal 30 April. Itu saja yang saya pegang."

Tim PSSI ke Swiss

Sabtu 5 Maret, Sekretaris Umum PSSI, Nugraha Besoes, mengatakan kepada BBC Indonesia akan mengirimkan perwakilan ke kantor pusat FIFA di Zurich, Swiss, untuk memastikan penyelenggaraan dua kongres PSSI.

Kedua kongres itu adalah untuk memilih Komisi Pemilihan pada tanggal 26 Maret dan kongres untuk memilih ketua umum PSSI sebelum 30 April.

"Memastikan dan sekaligus menanyakan karena ini agak berbeda dengan statuta yang ada di kita. Kan kita itu harus delapan minggu, harus memberi tahu, dan enam minggu untuk menyampaikan hal-hal yang perlu diketahui kepada para pemilih dan empat minggu berupa penyampaian agenda," kata Nugraha Besoes.

Besoes menambahkan bahwa rencana penyelenggaraan kongres tersebut tidak sampai sebulan lagi.

"Ini yang mau ditanyakan kepastiannya apakah dengan itu kita tidak menyalahi aturan. Takut nanti kita yang menyelenggarakannya menyalahi aturan."

Kedatangan Tim PSSI dan rencana pertemuan dengan Ketua FIFA tidak diketahui oleh duta besar RI di Swiss, karena selama ini PSSI tidak pernah menghubungi pihak KBRI di Bern.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.