Polisi pastikan MS pelaku bom Cirebon

Terbaru  18 April 2011 - 15:21 WIB

Pelaku MS disebut sebagai DPO kasus pengrusakan sebuah mini market di Kota Cirebon.

Kepolisian Indonesia akhirnya memastikan Muhammad Syarif, 32 tahun, sebagai pelaku bom bunuh diri di Masjid Adz-Dzikro, kompleks Mapolres Kota Cirebon, Jawa Barat.

Kepastian ini didasarkan hasil pemeriksaan tes DNA, deoxyribonucleic acid, dan sidik jari terhadap jenazah pelaku bom bunuh diri di masjid tersebut.

"Disimpulkan dapat dibuktikan secara ilmiah bahwa identitas jenazah di masjid adalah saudara Muhammad Syarif," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Polisi Anton Bachrul Alam, dalam jumpa pers, Senin (18/4) siang.

Hasil pencocokan sidik jari korban dan identitas bersangkutan juga disimpulkan ada kecocokan.

Dalam jumpa pers itu, Mabes Polri juga menyatakan, pelaku adalah masuk daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus pengrusakan sebuah mini market di Kota Cirebon, beberapa saat lalu.

"Dari 5 orang DPO, MS adalah salah-satunya," kata Wakabareskrim Inspektur Jenderal Mathius Salempang.

Namun demikian, kepolisian sejauh ini masih menyelidiki motif serta latar belakang kelompok pelaku tersebut.

Geledah rumah

Polisi masih menyelidiki motif dan latar belakang pelaku.

Dari hasil penggeledehan di rumah pelaku di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Kepolisian menemukan elemen dan komponen yang diduga terkait dengan pembuatan dan perakitan bom bunuh diri di Cirebon itu.

Aksi bom bunuh diri hari Jumat (15/4) lalu, selain menewaskan pelaku juga melukai lebih dari 28 orang yang sedang bersiap mengikuti Sholat Jumat.

Kebanyakan dari korban adalah pejabat kepolisian Cirebon -- karena letak masjid berada di dalam kompleks Polres Cirebon.

Serangan ini merupakan peristiwa bom bunuh diri pertama yang dilakukan di dalam sebuah Masjid di Indonesia.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.