KPK periksa Menpora Andi Mallarangeng

Terbaru  10 Oktober 2011 - 13:27 WIB
Andi Mallarangeng

Andi Mallarangeng dipanggil sebagai saksi dalam kasus suap pembangunan wisma atlet

Menteri Pemuda dan Olah Raga, Andi Mallarangeng, Senin (10/10) menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi terkait kasus suap Wisma Atlet Sea Games dengan tersangka Mohammad Nazaruddin.

Andi menjalani pemeriksaan selama dua jam dan usai menjalani pemeriksaan dia mengatakan sudah menjawab semua pertanyaan yang diajukan penyidik.

"Saya ditanya sekitar penganggaran (wisma atlet) begitulah kira-kira," kata Andi kepada wartawan usai pemeriksaan.

Namun, Andi tidak menjelaskan secara rinci soal penganggaran pembangunan wisma atlet yang ditanyakan para penyidik KPK.

"Sebagian jawaban juga sudah saya sampaikan dalam sidang," ujarnya merujuk pemanggilannya sebagai saksi dalam sidang Sekretaris Menpora, Wafid Muharram beberapa waktu lalu.

Bertemu Nazaruddin

Dalam kasus suap wisma atlet ini, Sesmenpora Wafid Muharram menuding adanya peran Andi Mallarangeng dalam memutuskan kucuran anggaran untuk proyek pembangunan wisma atlet di Palembang itu.

Saat menjadi saksi dalam sidang Wafid, Andi mengaku beberapa kali menerima kunjungan Mohammad Nazaruddin, ketua Komisi X DPR Mahyudin dan sejumlah anggota Badan Anggaran yaitu Angelina Sondakh, Mirwan Amir dan Wayan Koster di kantor kementerian.

Meski mengakui pertemuan itu, Andi menegaskan pertemuan itu tidak pernah membahas proyek atau kucuran anggaran apapun.

Pertemuan itu, kata Andi, hanya sebatas silaturahmi antara teman dan tak ada pembicaraan penting apapun.

Kasus suap wisma atlet ini selain melibatkan Mohammad Nazaruddin dan Sesmenpora Wafid Muharram juga menyerat Direktur Pemasaran PT Anak Negeri Mindo Rosalina Manulang, dan Manajer Pemasaran PT Duta Graha Indah Mohamad El Idris.

Dua nama terakhir sudah selesai menjalani persidangan. Mindo Rosalina diganjar hukuman 2,5 tahun penjara dan Mohamad El Idris menerima hukuman dua tahun penjara.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.