Polisi urung bubarkan mogok karyawan Freeport

Terbaru  1 November 2011 - 19:17 WIB
karyawan freeport

Para karyawan Freeport yang mogok menuntut gaji yang lebih tinggi

Polisi Papua hingga Selasa (1/11) malam urung membubarkan blokade yang dibuat karyawan Freeport yang melakukan mogok sejak beberapa pekan lalu.

Sebelumnya polisi mengatakan blokade dan pemogokan karyawan akan dibubarkan secara paksa selambat-lambatnya hari Selasa pukul 24.00 waktu setempat.

"Kami menerima surat dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI). Intinya mereka meminta ruang dan waktu," kata Wakil Kepala Kepolisian Resor Mimika Komisaris Mada Indra Laksanta kepada BBC Indonesia Selasa petang.

SPSI, kata Laksanta, berpandangan perjuangan mereka tinggal satu langkah lagi, sehingga mereka meminta diberi kesempatan.

Laksanta mengatakan perkembangan ini telah dilaporkan kepada pimpinan Polri dan pihaknya menunggu perkembangan situasi di lapangan.

Para pekerja Freeport melakukan mogok untuk mendesak kenaikan gaji. Mereka mengatakan gaji mereka jauh lebih kecil dibandingkan standar gaji perusahaan tambang lain.

Kerugian

"Kami telah melakukan perbaikan pipa namun situasinya belum bisa pulih sepenuhnya akibat blokade jalan yang dilakukan oleh karyawan yang mogok"

Ramdani Sirait

Tawaran kenaikan gaji 30% yang diajukan perusahaan ditolak perwakilan pekerja yang terlibat dalam perundingan.

Pemerintah daerah dan pusat telah berusaha membantu perundingan namun sejauh ini belum ada hasil.

Karyawan yang mogok menuntut gaji mereka dinaikkan lima kali lipat.

Kantor berita Reuters melaporkan kegiatan Freeport terganggu sejak Oktober lalu ketika karyawan dan peralatan perusahaan diserang dan disabotase.

"Kami telah melakukan perbaikan pipa namun situasinya belum bisa pulih sepenuhnya akibat blokade jalan yang dilakukan oleh karyawan yang mogok," kata juru bicara Freeport Ramdani Sirait kepada Reuters.

Ia mengatakan perbaikan pipa bisa memakan waktu satu bulan.

Sirait menjelaskan pemogokan karyawan membuat Freeport merugi US$18-US$19 juta setiap harinya.

Ultimatum untuk pemogokan Freeport

Polisi memberikan ultimatum untuk membubarkan pemogokan karyawan PT Freeport dengan tenggat waktu tengah malam Selasa (1 Nov) waktu setempat, seperti dijelaskan Wakapolres Mimika Komisaris Polisi Mada Indra Laksanta kepada Heyder Affan.

Dengarmp3

Untuk melihat materi ini, JavaScript harus dinyalakan dan Flash terbaru harus dipasang.

Putar dengan media player alternatif

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.