Polisi Papua waspadai pengibaran bendera OPM

Paua Hak atas foto AFP
Image caption Polisi mewaspadai pengibaran bendera OPM di Papua.

Kepolisian Daerah Papua menyiagakan 833 anggotanya untuk pengamanan wilayah saat peringatan hari jadi Organisasi Papua Merdeka yang jatuh pada hari ini (1/12).

Juru Bicara Kepolisian Daerah Papua, Komisaris Besar Polisi Wachyono, mengatakan aparat ditempatkan di kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kierom.

Polisi juga akan mewaspadai sejumlah daerah yang berpotensi untuk dijadikan tempat pengibaran bendera OPM, Bintang Kejora.

"Terutama di wilayah gunung-gunung itu, mereka biasanya mengibarkan benderanya kan di wilayah itu, seperti daerah Puncak Jaya, Wamena, Timika dan Sorong," kata Wachyono kepada Wartawan BBC Indonesia, Andreas Nugroho.

Polisi juga hari ini akan mengamankan sejumlah kegiatan ibadah gereja, juga umumnya untuk memepringati hari lahir Papua yang dilakukan oleh warga setempat.

Hindari kekerasan

Salah satu acara massal besar, menurut Kepolisian Papua berlangsung di Sentani.

"Ada seribu orang yang hadir dalam acara itu dan kita jaga kegiatannya. Yang kita waspadai adalah upaya pengibaran bendera."

Tokoh Gereja Papua, Sokrates Yoman mengatakan acara ini merupakan syukuran hari ulang tahun bangsa Papua.

"Di acara ini mereka melakukan refleksi sejarah warga Papua dari generasi satu ke generasi lainnya," katanya soal acara tersebut.

"Kegiatan ini berlangsung di seluruh tanah Papua dan diikuti oleh seluruh warga."

Pada tahun-tahun sebelumnya peringatan 1 Desember sebagai hari lahir OPM nyaris selalu diwarnai pengibaran bendera Bintang Kejora, yang dianggap aparat sebagai salah satu bentuk upaya makar terhadap pemerintahan yang sah.

Pelaku, bila berhasil ditemukan, akan ditangkap dan diproses secara hukum bahkan tak jarang dilaporkan diikuti dengan penganiayaan yang menimbulkan banyak protes dan sorotan dari kalangan domestik maupun internasional.

Namun dari pantauan Kepolisian Daerah Papua acara syukuran yang melibatkan banyak warga ini, baru kali ini terjadi di Jayapura.

Pendeta Yoman meminta agar Polisi tidak berlebihan dalam pengamanan hari jadi OPM.

"Jangan sampai ada kekerasan lagi dalam proses pengamanan ini."

Berita terkait