Polisi belum bisa mengindentifikasi pelaku pembakar diri

Terbaru  10 Desember 2011 - 17:14 WIB

Polisi belum bisa mengindentidikasi pelaku pembakaran diri karena belum menerima laporan DNA korban.

Kepolisian DKI Jakarta belum dapat mengidentifikasi pelaku pembakaran diri di depan Istana Kepresidenan, karena mereka belum menerima laporan DNA korban.

Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S Rajab mengatakan, selama belum ada bukti-bukti berupa antara lain DNA korban, pihaknya belum berani menyimpulkan jati diri korban.

"Ada proses-proses (tententu) untuk mendapatkan kepastian identitasnya karena tes DNA-nya belum keluar," kata Untung S Rajab di Jakarta, Jumat (9/12).

Pernyataan Kapolda ini menanggapi keterangan sebuah keluarga dan aktivitis Kontras yang meyakini korban pelaku pembakaran diri itu adalah Sondang Hutagalung.

Keyakinan ini didasarkan berdasarkan ciri-ciri sepatu dan alis korban yang dianggap mirip seseorang yang bernama Sondang Hutagalung.

RSCM belum periksa DNA

Laporan-laporan media menyebutkan, Sondang adalah mahasiswa tingkat akhir sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta. Dia juga disebut aktif di sebuah organisasi kemahasiswaan.

Sementara itu, Direktur Utama RSCM Akmal Taher menegaskan tes DNA terhadap korban pembakaran diri belum dilakukan.

"Ada proses-proses (tententu) untuk mendapatkan kepastian identitasnya karena tes DNA-nya belum keluar."

Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S Rajab

"Wah wartawan dapat dari mana kabar tes DNA itu?" kata Akmal Taher, Jumat (9/12), dengan nada bertanya.

Menurutnya, jika tes DNA itu dilakukan, maka dia akan mengetahuinya.

"Memang sudah ada pihak yang mengaku sebagai keluarga korban aksi bakar diri. Tetapi itu urusan polisi," katanya lagi.

Disebutkan kondisi korban pelaku pembakaran diri itu masih dalam kondisi kritis.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.