Pekerja Freeport mulai kembali ke lokasi tambang

Pekerja Freeport Hak atas foto Reuters
Image caption Pekerja Freeport sepakat untuk akhiri pemogokan pada Rabu lalu.

Pekerja perusahaan tambang Freeport di Papua, belum mulai bekerja hari ini meski sudah mengakhiri pemogokan Rabu lalu.

Tetapi, mulai hari ini mobilisasi pekerja untuk kembali ke lokasi pertambangan sudah dimulai.

Jubir Serikat Pekerja Freeport,Virgo Solossa belum dapat memastikan kapan seluruh pekerja yang melakukan mogok akan kembali bekerja, karena butuh waktu untuk memobilisasi mereka kembali ke lokasi tambang.

Saat dihubungi wartawan BBC Sri Lestari, Virgo Solossa mengatakan, "sulit untuk menentukan batas waktu kapan seluruhnya kembali bekerja, karena dalam mobilisasi karyawan tergantung kepada kekuatan armada bis, keamanan perjalanan menuju tempat bekerja," kata dia.

Kesepakatan tuntutan

Menurut Virgo, sabtu ini, perwakilan manajemen dan karyawan baru selesai menggelar pertemuan untuk membahas rincian kesepakatan yang telah ditandatangani Rabu (15/12) lalu.

Kesepakatan yang antara lain berisi kenaikan upah sebesar 37% selama dua tahun, dan tidak ada pekerja yang dikenai sanksi mogok kerja.

Selain itu gaji dan upah pekerja mogok akan tetap dibayar selama pemogokan yang berlangsung selama tiga bulan itu.

Rabu lalu, perwakilan pekerja menyebutkan karyawan dijadwalkan akan mulai lagi bekerja Sabtu 17 Desember.

Sebelumnya, para pekerja Freeport mengajukan tuntutan kenaikan gaji sebesar 20 kali lipat dari gaji minimum US$1,50 per jam menjadi $30 per jam. Tetapi tuntutan kenaikan itu terus menurun.

Dalam pernyataannya, PT Freeport Indonesia menyebutkan fokus perusahaan itu saat ini adalah memulai lagi kembali operasi.

Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral, September lalu, pemogokan karyawan menyebabkan PT. Freeport mengurangi produksi menjadi 230.000 ton per hari.

Berita terkait