Orang tak dikenal tembak warga Puncak Jaya

OPM
Image caption Organisasi Papua Merdeka (OPM) kerap dituding di belakang aksi-aksi kekerasan di Papua.

Kepolisian Puncak Jaya, Papua membenarkan bahwa seorang laki-laki tak dikenal menembak seorang pedagang makanan di daerah itu hingga tewas, Jumat (20/1) malam.

Kapolres Puncak Jaya AKBP Alex Korwa mengatakan pedagang berusia 31 tahun itu meninggal akibat luka tembak di punggungnya.

"Dia tertembak saat tengah sendirian di warungnya. Tak ada saksi mata melihat insiden itu,2 kata Korwa seperti dikutip AFP

"warga mendengar tembakan dan melaporkannya ke polisi," tambah dia.

Polisi, sambung Korwa, masih melakukan penyelidikan kasus penembakan itu.

"Tetapi Organisasi Papua Merdeka (OPM) mungkin berada di belakang kasus ini," paparnya.

Separatis

OPM yang memperjuangkan kemerdekaan Papua dari Indonesia kerap dituding menjadi dalang aksi-aksi kekerasan di provinsi paling timur Indonesia itu.

Pada Desember lalu di Puncak Jaya, sebuah kelompok bersenjata tak dikenal menewaskan dua orang polisi.

Pada Oktober tahun lalu, pemerintah Jakarta mengirim pasukan tambahan ke Papua setelah seorang polisi tewas dalam sebuah penyergapan.

Aksi-aksi bersenjata dari organisasi yang diduga OPM terus terjadi di Papua, meski pemerintah menjatuhkan hukuman berat bagi mereka yang terlibat gerakan memerdekakan Papua.

Warga Papua sejauh ini menolak status otonomi khusus yang ditawarkan pemerintah Indonesia.

Sejumlah aktivis kemerdekaan bersikukuh menuntut referendum untuk provinsi berpenduduk 3,6 juta jiwa itu.

Berita terkait