BNPB: Gunung Lokon meletus lagi, jaga jarak aman

gunung berapi lokon
Image caption Masyarakat diminta menjaga jarak aman sedikitnya 2,5 km dari gunung

Gunung Lokon di Sulawesi Utara kembali meletus pada Jumat (10/02) pukul 08.20 WITA. Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengatakan erupsi diikuti suara gemuruh serta abu letusan berwarna kelabu tebal yang mencapai ketinggian 2000 meter dan mengarah ke tenggara.

Juru bicara BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, meminta masyarakat untuk menjaga jarak aman sedikitnya 2,5 km dari gunung. Masyarakat juga diminta untuk terus waspada dan mempersiapkan segala hal jika aktivitas gunung meningkat.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kamis (09/02) telah memprediksi letusan ini. Menurut PVMBG, Lokon menunjukkan peningkatan aktivitas kegempaan sejak pukul 14.00 WITA dan kemungkinan akan meletus, seperti yang terjadi pada 27 Desember 2011 dan 6 Januari 2012.

Gunung Lokon adalah satu dari tujuh gunung berapi yang dinyatakan dalam status waspada. Enam gunung berapi lainnya adalah Papandayan di Jawa Barat, Karangetang di Sulawesi Utara, Ijen di Jawa Timur, Gamalama di Maluku Utara, Anak Krakatau di Lampung dan Lewotolo di Nusa Tenggara Timur.

BNPB dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD telah menyusun rencana darurat di ketujuh wilayah tempat gunung-gunung itu berada.

Menurut Sutopo, rencana itu dibuat bersama dengan seluruh pihak yang terlibat dalan penanganan bencana, antara lain pemerintah dan masyarakat.

" Dari rencana tersebut maka diketahui rencana, jalur evakuasi, titik pengungsian, persediaan logistik, peralatan, kemampuan personil dan anggaran," kata Sutopo beberapa waktu lalu.

Sutopo mengatakan masyarakat akan dilatih dan melakukan latihan dengan besaran dan skala mendekati kejadian bencana yang diperkirakan terjadi di wilayah mereka.

Sutopo mengatakan BNPB telah mengantisipasi kemungkinan terburuk dan telah mempersiapkan jalur evakuasi, lokasi penampungan pengungsi, persediaan logistik dan pemetaan sukarelawan di setiap wilayah lokasi ketujuh gunung berapi tersebut.

Berita terkait