TNI/Polri masih jaga ketat penjara Kerobokan

Terbaru  23 Februari 2012 - 08:34 WIB
polisi di penjara kerobokan

TNI/Polri mengerahkan 500 pasukan untuk memastikan keamanan di penjara Kerobokan.

Penjara Kerobokan, Bali hingga Kamis (23/02) pagi masih mendapat penjagaan dari TNI dan Polisi, setelah malam tadi sejumlah narapidana kembali mencoba menguasai penjara.

Pihak kemanan mengatakan ada sekitar 500 pasukan gabungan TNI/Polri yang ditugaskan untuk mengamankan penjara yang dihuni oleh 1050 narapidana termasuk dua belas narapidana asal Australia yang tersangkut kasus narkoba.

"Narapidana mencoba mengambilalih penjara lagi dan memaksa pihak keamanan untuk menembakan senjata ke udara," kata Kapendam IX/Udayana, Kolonel (Arm.) Wing Handoko seperti dikutip dari kantor berita AFP.

"Mereka yang melakukan kerusuhan menginginkan rekan mereka yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit segera dikembalikan karena khawatir akan diperlakukan secara tidak layak di oleh petugas keamanan."

Dalam laporannya AFP mengatakan sempat terdengar rentetan tembakan pasukan keamanan yang bertugas di penjara itu selama kurang lebih tiga menit dalam peristiwa bentrokan yang kembali terjadi pada Rabu (22/02) malam.

Sempat terlihat juga sebuah obor api dari kain yang dilemparkan dari dalam penjara dan sempat mendarat dekat kendaraan milik sebuah stasiun televisi yang tereletak dil luar penjara namun berhasil dipadamkan sebelum api menyebar.

Nasib napi asing

Kondisi penjara sendiri tadi malam sangat gelap karena pasokan listrik di tempat itu belum pulih setelah kerusuhan yang terjadi pada Selasa malam.

Sejauh ini belum ada laporan menyebutkan terlukanya sejumlah napi asing yang menjalani penahanan di penjara tersebut.

"Ada 51 narapidana asing dari 17 negara di penjara ini. Kami akan memberikan pengamanan khusus kepada mereka jika situasinya memang mengehendaki demikian," jelas Handoko.

"Narapidana mencoba mengambilalih penjara lagi dan memaksa pihak keamanan untuk menembakan senjata ke udara"

Handoko

Sejauh ini belum ada kejelasan bagaimana dampak kerusuhan pada blok penjara yang ditempati oleh napi asing.

Namun Kementrian Luar Negeri Australia mengatakan dua belas narapidana asal negara itu berada dalam kondisi aman setelah pihak keamanan Indonesia berhasil mengendalikan situasi penjara Kerobokan.

Sejauh ini penyebab kerusuhan di penjara Kerobokan menurut Kepolisian Indonesia adalah karena tindak diskriminasi yang dilakukan oleh petugas LP Kerobokan kepada para narapidana penjara itu.

"Kerusuhan itu adalah titik puncaknya," kata Kepala Divisi Humas Kepolisian Republik Indonesia, Saud Usman Nasution.

"Mereka juga menuntut Kepala LP dicopot dari jabatannya."

Penjara Kerobokan menampung narapidana dari berbagai kasus kejahatan seperti pembunuhan, pemerkosaan dan penyalah gunaan obat terlarang.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.