Jaksa tolak eksepsi Umar Patek

Terbaru  27 Februari 2012 - 16:39 WIB
umar patek

Sidang Umar Patek akan dilanjutkan 5 Maret dengan pembacaan putusan sela

Jaksa penuntut umum dalam kasus terdakwa kasus bom Bali Umar Patek mengatakan sidang harus tetap berjalan karena semua persyaratan legal telah dipenuhi.

Pernyataan itu disampaikan oleh jaksa penuntut umum Ricky Tommy dalam sidang Senin (27/02) di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Agenda sidang adalah tanggapan jaksa atas eksepsi yang disampaikan Umar Patek minggu lalu.

Umar Patek, 45, menghadapi enam dakwaan termasuk merakit bom yang digunakan dalam serangan di sebuah pub di Pantai Kuta pada 12 Oktober 2002. Serangan yang kemudian disebut sebagai Bom Bali I itu menewaskan 202 orang, termasuk 88 warga negara Australia.

Pekan lalu, pengacara Patek, Asludin Hatjani, membantah dakwaan jaksa penuntut umum.

Hatjani mengatakan kliennya tidak melakukan pembunuhan seperti yang dituduhkan jaksa termasuk ikut merencanakan aksi Bom Bali I.

Selain itu, Asludin juga membantah Patek pergi ke Pakistan untuk bertemu dengan pimpinan Al-Qaeda Osama bin Laden.

"Dia berangkat ke Pakistan sebagai bagian rencananya beremigrasi ke Pakistan. Dia tak pernah berencana bertemu dengan Osama bin Laden," papar Hatjani.

Seperti diketahui, Umar Patek ditangkap di Abottabad, Pakistan kota yang sama di mana akhirnya pasukan Amerika Serikat menewaskan Osama bin Laden.

Para pejabat Amerika Serikat dan Pakistan meyakini keberadaan Patek di kota yang sama dengan Osama bin Laden adalah sebuah kebetulan semata.

Sidang akan dilanjutkan pada 5 Maret dengan agenda pembacaan putusan sela. Putusan sela akan menentukan apakah sidang bisa dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi dan barang bukti atau tidak.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.