Warga miskin dapat kompensasi kenaikan BBM

Terbaru  27 Februari 2012 - 18:07 WIB

Pemerintah berikan kompensasi bagi warga miskin

Pemerintah saat ini sedang menyiapkan rumusan jaminan bagi warga miskin yang terkena dampak kenaikan BBM.

Sebelumnya pemerintah telah memastikan akan mengajukan opsi kenaikan BBM untuk mengurangi beban APBN.

"RAPBNP (Revisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) sedang disiapkan, yang sedang kami bahas adalah kompensasi apa yang perlu diberikan untuk masyarakat bawah karena itu yang paling keras terdampak. Banyak sekali pilihannya," kata Menteri ESDM, Jero Wacik kepada sejumlah wartawan di Istana Bogor termasuk wartawan BBC Indonesia, Andreas Nugroho.

Dia menyebutkan salah satu kelompok yang akan mendapat kompensasi adalah kelompok masyarakat nelayan.

"Untuk nelayan kompensasi kita sempat batasi kapal dibawah 30 gt (gross ton) tapi yang diatas 30 gt yang kerja kan juga nelayan sudahlah akhirnya kita putuskan untuk berikan hingga 60 gt."

Jero masih belum mau menyebutkan berapa kenaikan harga BBM karena menurutnya masih harus dirundingkan dengan DPR dulu.

"Nantilah setelah saya bertemu dengan Komisi VII besok, anda boleh tanya saya."

"Saya pikir kenaikannya tidak sampai 40 persen."

Sementara itu Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan pemerintah akan berupaya menjaga laju inflasi agar tidak terlalu tinggi pasca kenaikan tersebut.

"Kita harus jaga inflasi, daya beli masyarakat,masyarakat yang terdampak kita lindungi,"kata Hatta.

"Inflasi kalau kita sekarang asumsi dasar 5,3 plus minus saya kira tidak akan lebih dari itu.Kita sudah hitung."

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.