Indonesia cabut peringatan tsunami

gempa aceh Hak atas foto AP
Image caption Gempa membuat warga di Banda Aceh panik dan menyelamatkan diri ke tempat aman.

Pemerintah Indonesia mencabut peringatan tsunami yang dikeluarkan menyusul gempa berkekuatan 8,5 pada skala Richter mengguncang ujung barat Sumatera, hari Rabu (11/4).

Kepala BMKG, Sri Woro Harijono, kepada media di Indonesia mengatakan warga sekarang bisa kembali ke rumah masing-masing.

Gempa pada Rabu siang membuat warga di Aceh panik dan menuju ke lokasi-lokasi aman.

Berbagai jalan di Banda Aceh dipenuhi warga yang menyelamatkan diri, baik dengan mobil maupun sepeda motor.

Keputusan Indonesia mencabut peringatan tsunami diambil tidak lama setelah Pusat Peringatan Tsunami Pasifik milik Amerika Serikat membatalkan peringatan serupa.

Tsunami kecil

Said Kristiawan dari BMKG mengatakan pihaknya mencatat setidaknya tiga tsunami dengan ketinggian gelombang 80 cm di pantai barat Sumatera setelah gempa.

"Alat-alat kami merekam tsunami kecil," kata Said kepada kantor berita AFP, sebelum peringatan tsunami dicabut.

Survei Geologi AS mengatakan pusat gempa terletak 431 km di barat Banda Aceh, dengan kedalaman 30 km.

Hingga Rabu malam tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan fisik yang serius.

Getaran gempa terasa hingga India, Sri Lanka, Maladewa, Bangladesh, Kepulauan Andaman, Singapura, Thailand, dan Australia.

Sejumlah negara di Asia juga telah mencabut peringatan tsunami.

Gempa hebat berkekuatan 9,1 skala Richter pada 26 Desember 2004 menyebabkan 230.000 orang di kawasan meninggal dunia.

Berita terkait