Angelina Sondakh ditahan

Terbaru  27 April 2012 - 18:25 WIB

Angelina Sondakh terlibat korupsi di dua kementerian

Komisi Pemberantasan Korupsi hari ini (27/04) resmi menahan Angelina Sondakh sesudah anggota DPR dari Partai Demokrat itu menjalani pemeriksaan selama tujuh jam.

Angelina telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap Wisma Atlet, Palembang dan kasus korupsi anggaran di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Jadi, yang disangkakan adalah dalam kapasitas ibu AS sebagai anggota DPR dalam pembahasan anggaran terkait proyek-proyek di berbagai universitas untuk tahun anggaran 2010 dan 2011," kata juru bicara KPK, Johan Budi, dalam jumpa pers di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (27/4/2012).

Angelina akan ditahan selama 20 hari.

Ia ditahan di Rutan Salemba cabang KPK untuk menghindari kemungkinan adanya perlakuan istimewa jika tersangka ditahan di rutan lain.

Johan mengatakan KPK menemukan bukti aliran dana kepada Angelina terkait sejumlah proyek di beberapa universitas di pulau Jawa dan Sumatera.

Namun ia menolak menyebutkan jumlah dana atau universitas apa saja yang dimaksud.

Di rutan, Angelina bertetangga dengan tersangka kasus Wisma Atlet lainnya yaitu Mindo Rosalina Manulang yang menjadi penghuni pertama rutan tersebut.

"Berkaitan dengan Rosa di bawah Rutan KPK, diawasi CCTV selama 24 jam dan ada penjaga di dalam dan ada penjaga di luar," kata Johan.

Johan menolak menjawab jika Angie ditahan di Rutan KPK karena ada ancaman terhadap jiwanya.

"Tanya sama Ibu AS dong. Saya tidak tahu," jawab Johan.

Sementara itu Angelina tidak banyak berkomentar mengenai penahanannya.

"Saya lillahi ta'ala saja," kata Angelina saat dibawa ke ruang tahanan.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.