Keluarga diizinkan lihat jenazah korban Sukhoi

Korban Sukhoi Hak atas foto AFP
Image caption Jenazah korban Sukhoi Superjet 100 akan diserahkan kepada keluarga.

Hari ini, Selasa (22/5) keluarga korban kecelakaan Sukhoi Superjet 100 diberi kesempatan untuk melihat jasad para korban untuk terakhir kalinya.

Proses ini akan dilakukan di Rumah Sakit Polri RS Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur dan masing-masing perwakilan keluarga diberi waktu 10 menit untuk melihat masing-masing jenazah.

Keluarga korban harus mendaftar terlebih dulu di pos antemortem RS Polri dan menjalani sesi wawancara terlebih dulu dengan para psikolog untuk mempersiapkan mental mereka.

Dikutip sejumlah media Direktur Eksekutif Disaster Victim Identification (DVI) Komisaris Besar Anton Castilani mengimbau agar bagi mereka yang secara mental tidak siap tidak perlu melihat jasad korban.

Apalagi, seluruh jasad korban dalam kondisi tidak utuh dan sudah mulai mengalami pembusukan karena sudah lebih dari sepekan disimpan.

Penyerahan jenazah

Sementara itu, penyerahan resmi jenazah korban kecelakaan Sukhoi akan dilakukan pada Rabu (23/5) di Bandara Halim Perdanakusuma.

Pada Selasa malam nanti, satu per satu jenazah dengan menggunakan ambulans yang sudah disiapkan akan dibawa ke Halim.

Selanjutnya secara bertahap jenazah itu akan diserahkan DVI ke Basarnas lalu ke perwakilan pemerintah. Setelah itu baru jenazah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sebelumnya tim DVI meyatakan seluruh korban Sukhoi telah teridentifikasi yang terdiri atas 35 warga Indonesia dan 10 warga asing.

Sebanyak 31 korban adalah pria dan 14 lainnya adalah perempuan.

Berita terkait