Hari ini, Kasus Ateis di Sumbar divonis

Terbaru  14 Juni 2012 - 12:59 WIB

Di jejaring sosial Facebook banyak grup yang menyebut dirinya ateis.

Pengadilan Negeri Muaro, Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat akan membacakan vonis terhadap Alexander Aan, terdakwa yang menyatakan tidak ada Tuhan dalam status Facebooknya, pada Kamis (14/06) siang.

Pengacara Alexander An, Roni Saputra mengatakan, majelis hakim telah menjadwalkan sidang dibuka pada pukul 14.00 WIB.

"Saat sidang pembacaan replik jaksa penuntut atas pledoi yang kami buat (12/06), majelis hakim langsung menetapkan jadwal hari ini langsung dibacakan putusan," kata Roni Saputra kepada wartawan BBC Indonesia, Heyder Affan, Kamis (14/06) siang.

Sebelumnya, jaksa penuntut mendakwa Alexander Aan, yang berusia 30 tahun, menyebarkan kebencian dan permusuhan antar kelompok atau individu yang berbau SARA, seperti diatur dalam UU nomor 11 tahun 2011 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Alexander kemudian dituntut hukuman penjara 3 tahun 6 bulan.

Alasan keamanan

Pada Januari 2012 lalu, aparat kepolisian Kabupaten Dharmasraya menahan Alexander Aan, karena alasan keamanan, menyusul kemarahan sekelompok anggota masyarakat yang mendatangi kantor tempat Alexander bekerja, yaitu di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Dharmasraya.

Menurut polisi yang memeriksanya, Alexander menyatakan dia lahir sebagai Muslim, namun kemudian menghentikan semua kegiatan agama sejak 2008.

Lebih lanjut keterangan polisi menyebutkan, warga murka atas pernyataan Alexander di jejaring Facebook yang menyebutkan 'Tuhan tidak ada'.

Sejumlah barang bukti yang dimiliki polisi mengungkapkan, Alexander dan beberapa rekannya merupakan pendiri dan pengelola (admin) sebuah situs di Facebook yang bernama Group Ateis Minang.

Alexander sendiri selalu membantah disebut sebagai pengelola situs tersebut.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.