Pakar tegaskan tari tortor adalah budaya Batak

Terbaru  18 Juni 2012 - 14:01 WIB

Tari Saman Gayo dari Aceh telah ditetapkan Unesco sebagai warisan budaya dunia

Seorang pakar budaya Batak mengecam rencana pemerintah Malaysia untuk memasukkan tari tortor dan Gordang Sambilan ke dalam daftar warisan budaya negara itu. Ia juga menegaskan bahwa tortor dan Gordang Sambilan sudah menjadi budaya Batak sejak berabad-abad silam.

"Tortor dan gordang sambilan sudah ada di masyarakat Batak sejak abad 13," kata Eduard Manik yang juga mantan pemimpin anjungan Sumatra Utara antara 1973-2010.

"Tortor itu adalah tradisi yang dipertontonkan di upacara-upacara adat tertentu seperti kematian, selamatan panen dan pesta awal tahun jadi tortor itu berasal dari budaya yang lahir sama dengan lahirnya kebudayaan Batak," kata

Sedangkan gordang sambilan yang secara harfiah berarti sembilan gendang merupakan tradisi untuk menyambut tamu.

Menurut Eduard kedua budaya itu dibawa oleh leluhur masyarakat Batak yang diyakini berasal dari perbatasan antara Thailand dan Burma.

"Berdasarkan penelitian, ada keyakinan bahwa leluhur orang Batak adalah Suku Karen karena ada kemiripan-kemiripan budaya," kata dia.

Pekan lalu kantor berita Malaysia, Bernama, melaporkan bahwa Menteri Penerangan Komunikasi dan Kebudayaan malaysia Datuk Seri Rais Yatim berencana mendaftarkan kedua budaya tersebut ke dalam Seksyen 67 Akta Warisan Kebangsaan 2005.

Rais mengatakan mempromosikan kebudayaan dan seni Mandailing bermanfaat untuk mengungkap asal-usul mereka selain menjalin kesatuan dan masyarakat lain.

Warisan budaya nasional

Sementara itu, pemerintah akan meluncurkan program Warisan Budaya Nasional yang akan mencatat unsur dan ruang budaya Indonesia, yang akan dilakukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Wakil Menteri Bidang Kebudayaan, Prof. Wiendu Nuryanti, menjelaskan program Warisan Budaya Nasional akan mencatat semua budaya yang dimiliki dan dijalankan didaerah.

"Ini digagas guna memenuhi permintaan Pemda, LSM dan komunitas banyak unsur dan ruang budaya untuk mendapat pengakuan bahwa apa yang mereka miliki dan jalankan selama ini adalah bagian warisan budaya bangsa Indonesia," jelas Wiendu dalam keterangan pers yang diterima BBC Indonesia.

Langkah ini juga dilakukan untuk mencegah dan menglarifikasi klaim-klaim budaya Indonesia yang dilakukan oleh negara tetangga.

Seperti diberitakan, Malaysia akan mendaftarkan tari tor tor dan Gordang Sambilan dalam daftar sebagai warisan budaya negara jiran itu.

Nantinya, bentuk pengakuan dalam "Warisan Budaya Nasional" berupa piagam Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang akan diberikan kepada pemda dan wakil komunitas yang mendaftarkan unsur budaya mereka.

Direktur Internalisasi Nilai dan Diplomasi Budaya, Prof. Etty Indriati menyatakan pendaftaraan unsur dan ruang budaya akan dirancang sederhana.

" Pengusul tinggal mengisi dan mengirim fomulir yang tersedia, baik secara manual maupun lewat email, kalau berkas dan bahan dokumentasinya sudah dinilai lengkap maka pengusul akan diberikan piagam oleh Mendiknas," kata Etty dalam keterangan tertulisnya.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan upaya perlindungan, pendidikan ataupun pengembangan budaya dari berbagai daerah di Indonesia.

Eduard Manik menyambut baik rencana tersebut.

"Kalau ada kebijakan dari pemerintah, segera kita buat registrasinya. Kalau tidak, lama-lama kita kehilangan budaya dan martabat Indonesia akan hilang," kata dia.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.