Australia terbangkan keluarga korban peringati 10 tahun bom Bali

bom bali Hak atas foto afp
Image caption Monumen peringatan korban bom Bali 2002 yang menewaskan 202 jiwa

Australia berencana menerbangkan korban bom Bali I untuk memperingati 10 tahun serangan teroris tersebut.

Sebanyak 202 orang meninggal dunia dalam serangan yang terjadi 12 Oktober 2002 itu, 88 diantaranya adalah warga negara Australia.

Perdana Menteri Julia Gillard hari ini mengumumkan bahwa pemerintahannya sedang berdiskusi dengan keluarga korban mengenai bantuan finansial apa saja yang mereka perlukan untuk menghadiri peringatan di Bali, seperti dilaporkan kantor berita Associated Press.

Gillard mengatakan peringatan 10 tahun Oktober mendatang adalah "saat yang sangat penting untuk mengenang dan refleksi bagi bangsa."

"Sebagai pemerintah, kami akan memberikan bantuan bagi keluarga korban," kata Gillard di Townsville hari ini, seperti dikutip harian setempat The West Australia.

"Kami akan mengumumkan pada anggota keluarga mengenai detil-detil bantuan yang diberikan," kata dia.

Australia kemungkinan akan menurunkan peringatan bepergian ke Indonesia untuk pertama kalinya sejak terjadi serangan tersebut. Sebelumnya warga negara Australia selalu diminta untuk mempertimbangkan kembali rencana mereka untuk bepergian ke Indonesia, termasuk Bali.

Berita terkait