WNI diculik di Nigeria, upaya pencarian ditingkatkan

Terbaru  6 Agustus 2012 - 16:56 WIB
nigeria

Angkatan Laut Nigeria meningkatkan pencarian terhadap empat warga negara asing, termasuk satu WNI, yang diculik dalam serangan terhadap kapal milik sebuah perusahaan minyak.

Penyerangan oleh kelompok bersenjata itu terjadi di atas kapal milik Sea Trucks Group, sebuah kelompok perusahaan internasional yang menawarkan jasa instalasi lepas pantai, akomodasi dan jasa lain kepada industri minyak dan gas, Sabtu (04/08). Kapal berada 56 km dari lepas pantai Nigeria.

Mereka membunuh dua pelaut dari AL Nigeria dan menculik empat orang yang terdiri dari warga negara Indonesia, Thailand, Malaysia serta Iran.

"Kami mengintensifkan upaya untuk menemukan para penculik dan sandera," kata juru bicara Angkatan Laut Nigeria, Kabir Aliyu, seperti dilaporkan kantor berita AFP.

Para pejabat Kedutaan Besar Rrepublik Indonesia di Abuja yang dihubungi oleh BBC Indonesia tidak mengangkat telepon mereka.

Sedangkan seorang juru bicara Sea Trucks Group mengatakan perusahaannya fokus pada keamanan pembebasan para sandera.

"Kami sangat berkonsentrasi untuk memastikan para awak kami kembali dengan selamat," kata Corrie van Kessel pada AFP.

Ia menolak memberikan keterangan lebih lanjut karena informasi itu, menurut dia, "dapat mengancam upaya yang sedang berlangsung.

Ancaman bajak laut

Sementara itu wartawan BBC Will Ross di Lagos melaporkan bahwa insiden ini akan berdampak pada industri minyak dan gas Nigeria di saat pemerintah baru saja mengumumkan bahwa produksi minyak mencapai rekor tertinggi yaitu 2,7 juta barel perhari.

Kritik mengatakan perjanjian damai yang mengizinkan naiknya produksi migas masih bersifat 'genting.'

Kelompok militan yang menargetkan perusahaan-perusahaan minyak asing, menarik simpati warga setempat di wilayah yang masih dilanda kemiskinan meski perusahaan-perusahaan energi multinasional meraup keuntungan besar.

Rakyat ingin merasakan lebih banyak dari kekayaan alam mereka digunakan untuk perbaikan perumahan dan fasilitas infrastruktur.

Meski sudah ada amnesti, penculikan di Delta Niger negara itu masih terus terjadi dalam jumlah yang mengkhawatirkan, kata Ross.

Kejahatan bajak laut meningkat di Afrika Barat dan Biro Maritim Internasional melaporkan adanya 17 serangan bajak laut di perairan Nigeria sepanjang tahun ini.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.