Brasil kirim empat pesawat Super Tucano pesanan Indonesia

Terbaru  7 Agustus 2012 - 12:29 WIB
super tucano

Pesawat Super Tucano berfungsi melakukan tempur taktis bagi bantuan pasukan infanteri maupun kavaleri

Perusahaan pembuat pesawat terbang Brasil, Empresa Braziliera de Aeronautica (Embraer), mengatakan mereka mengirim empat pesawat tempur ringan A-29 Super Tucano pesanan TNI Angkatan Udara.

Pengiriman itu ditandai dengan upacara dipabrik mereka yang terletak 270 km dari ibukota Brasil, Sao Paulo, seperti dilaporkan kantor berita AFP.

Keempat pesawat itu adalah bagian dari delapan pesawat serupa yang dipesan TNI AU tahun 2010 lalu untuk menggantikan armada OV-10 Broncos.

Kedelapan pesawat itu akan menjadi milik Skadron Udara 21 Lanud Abdurrachman Saleh, Malang, Jawa Timur.

"Di akhir tahun 2012 direncanakan, delapan pesawat Super Tucano tiba di Malang,” ujar Kasi Pemeliharaan Skadron Udara 21, Mayor Anton Firmansyah, dalam siaran pers TNI AU.

Sebelum dikirim ke Indonesia, akhir Juli lalu tim gabungan Kementerian Pertahanan dan TNI AU tiba di fasilitas produksi Embraer di Gaveao Peixoto untuk memeriksa pesawat pesanan nomor produksi 179 dan 180.

Tim pemeriksa yang dipimpin oleh Letkol Lek Alit Erbawa dengan anggota Letkol Tek Sianturi, Mayor Pnb James Yanes Singal dan Mayor Tek Yani Prasetyo melakukan pemeriksaan pesawat meliputi dokumen, pencocokan komponen pesawat, interior pesawat, pengecatan dan uji terbang. Khusus uji terbang dilaksanakan oleh test pilot Embraer dan Komandan Skadron Udara 21, Mayor Pnb James Yanes Singal.

Pemeriksaan di darat dimulai dari melihat kondisi fisik pesawat, pemeriksaan instrumen pesawat sebelum dan sesudah mesin dinyalakan dan pemeriksaan kendali pesawat selama proses lepas landas dan mendarat. Dalam uji terbang yang dilaksanakan hingga ketinggian 25.000 kaki, diperiksa beberapa sistem pesawat yang meliputi sistem bahan bakar, tekanan udara, auto pilot, mesin, navigasi, komunikasi, penembakan (simulasi) dan landing gear.

Super Tucano EMB-314 mengandalkan mesin tunggal Embraer, untuk melakukan tempur taktis “close air support” bagi bantuan pasukan infanteri maupun kavaleri. Pesawat ini memiliki kemampuan menjejak posisi musuh dengan cepat serta memiliki kemampuan penghancuran. Super Tucano dilengkapi dua senapan mesin di sayap serta 5 hardpoint di sayap dan fuselage untuk mengangkut rudal, roket atau bom seberat 1,5 ton.

Embraer adalah pabrik pesawat terbang komersial terbesar ketiga di dunia setelah Boeing di AS dan Airbus di Eropa.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.