Polisi tangkap tokoh OPM Dany Kogoya

Terbaru  3 September 2012 - 13:54 WIB
Papua

Kepolsian Daerah Papua mengatakan Lambert Pekikir merupakan target penangkapan utama mereka.

Kepolisian Daerah Papua menangkap 19 orang yang dituduh terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan dan serangan bersenjata di wilayah itu.

Direktur Reserse Umum Polda Papua Kombes Wachyono mengatakan salah satu yang ditangkap operasi yang dilakukan malam tadi adalah salah satu tokoh Organisasi Papua Merdeka, Dany Kogoya.

Mereka ditangkap di kawasan BTN Puskopad Kamkey Abepura yang diduga selama ini menjadi tempat persembunyian kelompok tersebut..

"Dany Kogoya itu termasuk DPO kita dalam kasus pembunuhan di Nafri yang menewaskan beberapa orang, dia juga termasuk salah satu pelaku pembunuhan sopir taksi bernama Syaiful," kata Wachyono kepada BBC Indonesia.

Dia membantah bahwa Kogoya terlibat dalam aksi penembakan yang menewaskan warga negara Jerman, Pieter Dietmer pada akhir Mei lalu.

Menurut Wachyono polisi membidik Kogoya karena dia termasuk tokoh utama dalam serangan di Kampung Nafri, Distrik Muara Tami, Jayapura pada bulan Agustus tahun lalu dan menewaskan tujuh orang.

Dalam operasi penangkapan itu sendiri Polisi menyita sejumlah senjata tajam seperti parang dan juga sejumlah peluru.

Targetkan Pekikir

Polisi dalam operasi penangkapan itu mengaku terpaksa menembak Dany Kogoya karena berusaha melarikan diri.

Wachyono mengatakan polisi sebenarnya berharap dapat menangkap pimpinan OPM untuk wilayah Jayapura dan Kierom, Lambert Pekikir.

"Sebenarnya sasaran utama dalam operasi kemarin ini adalah Lambert Pekikir."

"Tapi meski demikian mereka termasuk pelaku serangan dan perannya sangat berpengaruh."

Lambert Pekikir menurut Wachyono sekarang menjadi target utama operasi pencarian Polisi karena dinilai bertanggung jawab terhadap sejumlah kasus kekerasan bersenjata di Papua.

Meski sejumlah orang yang dinilai bertanggung jawab terhadap pelaku penembakan di Papua telah ditangkap namun polisi masih belum bisa menjamin kasus penembakan tidak akan berulang.

"Ya mudah-mudahan dengan tertangkapnya paling tidak bisa mengurangilah semoga tidak ada pemain baru," kata Wachyono.

Pada Juni lalu polisi mengatakan juga telah menembak tersangka pelaku penyerangan di Papua, Mako Tabuni.

Penembakan Mako Tabuni yang juga Wakil Ketua Komite Nasional Papua Barat sempat menyulut protes sebagian warga Abepura, Papua karena menilai proses penangkapan polisi tidak tepat.

Sejumlah kalangan LSM seperti Kontras juga meragukan tuduhan polisi terhadap Mako Tabuni.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.