Polri: Bom Depok diduga terkait jaringan Ambon

Terbaru  10 September 2012 - 13:04 WIB
bomb depok

Polisi masih melakukan penyisiran di lokasi ledakan di Depok

Mabes Polri menemukan kaitan antara jaringan teror di sejumlah tempat di Indonesia dengan bom Depok.

Kepolisian menyebutkan hasil pemeriksaan diduga ada hubungan dengan jaringan Poso dan Ambon, tetapi belum menunjukkan ada keterkaitan dengan jaringan di Solo.

"Saya belum melihat ada keterkaitan benang langsung terkait dengan kelompok Solo, tetapi akan ada pendalaman lebih jauh, dengan Poso Ambon dugaan keterkaitan ada," kata Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Boy Rafly Amar di Jakarta hari ini (10/09).

Kelompok Ambon terkuak setelah Densus 88 Polda Maluku menangkap enam orang tersangka teror dan sejumlah persenjataan, termasuk 4.000 butir amunisi.

Sementara itu, investigasi menunjukkan bahwa ledakan di Jl Nusantara, Beji, Depok diakibatkan oleh bom rakitan.

Tiga orang terluka dalam insiden itu dan satu yang paling parah menderita luka bakar 70 persen. Boy mengatakan kondisi korban masih mengkhawatirkan.

"Tim dokter forensik dan RS Polri masih membantu dan berupaya menyelamatkan jiwa yang bersangkutan, ia diduga paling dekat dgn titik ledak yaitu di rumah kontrakan bagian depan yang ada tulisan yayasan yatim piatu," kata Boy.

Dua orang diduga melarikan diri usai ledakan. Salah satu orang yang melarikan diri itu, Menurut Boy Rafli, adalah Toriq.

Investigasi forensik

Penyelidikan masih dilakukan dengan menyisir lokasi dan mensterilkan serta mempelajari berbagai bahan peledak yang ditemukan.

"Terutama material ya, black powder dan serbuk kimia, termasuk cairan kimia yang kita duga kuat sebagai bahan pencampur dari bom rakitan. Kemudian juga ada jenis batu baterai, alat peralatan, termasuk senjata api," kata Boy.

Polisi menemukan beberapa jenis pistol dan tiga granat.Semua senjata dan amunisi telah dievakuasi dan diperiksa oleh tim Jihandak dan Gegana Polri.

"Sedangkan seluruh bahan kimia yang ada di TKP diperiksa oleh tim Puslabfor kita," kata dia.

Sebanyak 11 saksi telah diperiksa dan didengar keterangannya. Mereka memberikan informasi yang berharga terkait pendatang baru di daerah mereka.

"Upaya untuk mencari jati diri Mr X yang alami luka berat yang kita sebut sbg korban yang paling dekat dengan titik ledakan terus dilakukan.

"Jadi kita sudah mengerucut ke dua nama yang masih harus ditindaklanjuti. Jadi ini sdh didapatkan melalui DNA.," kata Boy.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.