Perakit bom Tambora berencana ledakkan Markas Densus 88

Terbaru  10 September 2012 - 11:59 WIB
densus 88

Tersangka perakit bom di sebuah rumah di Tambora, Jakarta Barat, Tr, menurut polisi berencana melakukan pengeboman di empat lokasi di Jakarta.

Tr menyerahkan diri ke Pospo Jembatan Lima di Tambora, Minggu malam.

Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Boy Rafly Amar hari ini (10/09) mengatakan bahwa Tr adalah salah satu 'calon pengantin', atau calon pelaku bom bunuh diri. Ia rencananya akan melakukan peledakan di empat lokasi di Jakarta antara lain di Markas Densus 88 dan Komunitas Buddha. Lokasi terakhir dipilih Tr sebagai solidaritas terhadap muslim Rohingya di Burma.

Penyerahan diri ini memastikan bahwa korban luka berat dalam kasus ledakan bom di Beji, Depok, yang sebelumnya diduga Tr ternyata tidak benar.

Sebelumnya, Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal (Pol) DR.Untung Suharsono Radjab menyebut bahwa korban luka berat di Depok, Jawa Barat, memiliki kemiripan fisik dengan Tr.

"Memang ada mirip-mirip, tapi betul enggaknya, nanti kita ambil DNA orangtuanya dan tanya istrinya untuk mengenalinya. Kalau katakan sekarang itu dia (Tr) masih terlalu dini," kata Untung kemarin saat mengunjungi lokasi ledakan di Depok.

Sementara itu Tim Densus 88 Polda Maluku yang dipimpin oleh Kompol Jordan de Fretes menggerebek sebuah rumah di Kecamatan Sirimau kota Ambon, Minggu (09/09). Rumah itu milik seorang lelaki berinisial Im dan menangkap Im serta lima orang lainnya yang diduga sebagai anggota kelompok terorisme.

Divisi Humas Mabes Polri mengatakan dalam penggeledahan petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa 4.000 butir amunisi yang ditanam di rumah Im, dua pucuk senjata api dan satu granat.

Kini para tersangka masih dimintai keterangan oleh penyidik di Makosat Densus 88 Polda Maluku.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.