Tiga tewas dalam bencana longsor di Sumatera Barat

solok selatan
Image caption Curah hujan yang tinggi menyebabkan longsor di kawasan Solok Selatan.

Sejumlah kawasan di kawasan Sumatera Barat mengalami longsor menyusul hujan deras yang terjadi merata sejak Senin (24/12/2012).

Kepada BBC, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, BNPB menyebutkan longsor terjadi di Kabupaten Solok Selatan, Pasaman, Agam, dan Tanah Datar.

Di Solok Selatan longsor terjadi pada Selasa (25/12) dini hari pukul 01.30 WIB di Jorong Sungai Ipuh, Nagari Pakan Rabaa Tengah, Solok Selatan.

''Tanah longsor menimpa rumah seorang warga bernama Samsul Bahri sehingga menyebabkan 3 orang meninggal,'' kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB.

Korban yang meninggal adalah mertua Syamsul Bahri dan dua anaknya.

Korban meninggal akibat tertimbun bongkahan tanah dan dinding yang terbuat dari batako.

Sejumlah saksi mata menyebutkan kamar jebol menyusul hujan deras yang berlangsung sejak jam 20.00 wib.

Longsor lain

Banjir dan longsor juga terjadi di kawasan Lambah Tabiang, Batu Badindiang Selatan Nagari Limo Koto, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, lapor BPBD Pasaman.

Sementara di Kabupaten Agam longsor terjadi di Palupuh dan Tanah Sirah Koto Malintang Maninjau.

Tanah longsor merobohkan pohon hingga ke jalan dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Di Tanah Datar akibat hujan deras pada sore telah terjadi longsor dan pohon tumbang di tiga titik di Koto Alam Padang Gantiang dan empat titik di Taratak VIII Atar, Padang Gantiang.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengatakan hujan deras masih akan terjadi di Indonesia dengan puncaknya diperkirakan Januari tahun depan.

BMKG juga meminta warga di wilayah barat Indonesia mewaspadai bencana banjir dan longsor menyusul cuaca ekstrem ini.

Berita terkait