Warga minta tranportasi alternatif

Warga dan mobil pemadam kebakaran
Image caption Warga yang terjebak di sekitar Bunderan HI Jakarta dievakuasi oleh petugas dengan mobil dinas pemadam kebakaran.

Sejumlah warga Jakarta yang terjebak banjir menginginkan adanya bantuan angkutan transportasi lebih banyak yang bisa membawa ke tempat tujuan mereka.

Puluhan warga yang berada di sekitar kawasan Bundaran Hotel Indonesia hingga pukul 12.30 terlihat berkerumun menunggu angkutan yang bisa mengevakuasi mereka melewati banjir yang mencapai ketinggian lebih dari satu meter.

"Kalau bisa ada mobil yang diperbantukan untuk mengangkut motor dan orang yang terjebak nih," kata Kanisius salah satu warga yang terjebak di kawasan Jalan Thamrin Jakarta Pusat.

"Iya ini kurang sekali kalu bisa ada bantuan biarpun hanya gerobak pengangkut untuk memindahkan motor yang terjebak," kata seorang warga lainnya bernama Ajeng.

Dari pantauan BBC Indonesia sebuah mobil dinas pemadam kebakaran dan sebuah perahu karet terlihat dikerahkan untuk membantu warga Jakarta yang terjebak banjir di sekitar kawasan Jalan MH Thamrin.

"Solusi yang paling praktis Pemprov DKI perlu untuk menganggarkan dan menyediakan mobil yang bisa melintasi air dengan ketinggian tertentu untuk mengevakuasi orang yang terjebak di pusat kota yang kebetulan dilanda banjir," usul warga Jakarta lainnya bernama Wildan.

Bandara tetap buka

Hinggga 14.30 WIB kawasan seputar Thamrin dan Imam Bonjol yang merupakan pusat kegiatan bisnis di Jakarta masih digenangi air setinggi paha orang dewasa dan sulit dilalui kendaraan bermotor.

Sementara itu kegiatan di Bandara Seokarno Hatta sejauh ini masih berjalan normal dan belum ada peringatan untuk menunda penerbangan akibat cuaca buruk.

"Kegiatan Bandara Soekarno Hatta tidak ada kendala dari pantauan kami seluruh bandara di Indonesia berjalan normal kecuali bandara di Solo tadi pagi yang sempat ditutup sementara selama satu jam akibat cuaca buruk," kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Bambang Ervan.

Bambang mengatakan Kementerian Perhubungan tidak mengeluarkan instruksi kepada maskapai untuk memberikan toleransi kepada penumpang yang terhambat banjir.

"Penumpang bisa datang lebih awal ke bandara."

Namun perusahaan penerbangan nasional, Garuda Indonesia telah mengeluarkan kebijakan kepada pelangannya yang terlambat datang ke bandara akibat banjir.

"Sejauh yang kita rencanakan penerbangan akan tetap pada jadwalnya namun kepada penumpang yang memang terjebak banjir dan terlambat tiba bandara sekiranya mereka memang akan terbang di tujuan-tujuan yang kita mempunyai penerbangan cukup banyak maka mereka bisa mengikuti penerbangan pada jadwal berikutnya," kata Juru Bicara Garuda Indonesia, Pudjobroto.

Sementara penumpang yang mempunyai tujuan dengan layanan penerbangan yang terbatas bisa meminta untuk dijadwal ulang penerbangannya.

Akibat banjir di Jakarta hari ini banyak warga tidak bisa menuju tempat kerja mereka di pusat kota karena akses tranportasi yang terputus.

Pemerintah daerah DKI Jakarta hari ini lewat Gubernur Joko Widodo telah menyatakan adanya kebijakan tanggap darurat yang diberlakukan mulai hari ini (17/01) sampai tanggal 27 Januari nanti, menyusul banjir yang melanda sebagian wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Berita terkait