Gempa Aceh, satu orang tewas

  • 22 Januari 2013
Latihan gempa
Image caption Sejumlah anak sekolah melakukan pelatihan gempa untuk mencegah korban.

Gempa di Aceh dengan kekuatan 6 Skala Richter yang terjadi pada Selasa (22/1) pagi, menyebabkan satu orang meninggal dan 7 orang luka-luka, serta beberapa rumah hancur di Kabupaten Pidie.

Keterangan Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB, menyebutkan data sementara 1 orang meninggal dan 7 orang luka-luka bangunan rumah yang roboh.

Bencana yang terjadi di wilayah Barat daya menyebabkan beberapa rumah di desa Bangkeh, Pulo Lhok, dan Mane kecamatan Geumpang Kab. Pidie.

Korban meninggal yaitu seorang anak perempuan bernama Tuti berusia 8 thn warga Ds. Mane, Kec Mane, Kab. Pidie.

BNPB menyebutkan korban meninggal akan segera dimakamkan dan sementara para korban luka menjalani perawatan di rumah sakit yang luka-luka diberikan perawatan di rumah sakit.

Keterangan dari Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Dr. Sutopo Purwo Nugroho mengatakan gempa dengan kekuatan 6.0 SR, pada 05:22 WIB, terjadi di wilayah Baratdaya Aceh, dengan pusat gempa di 15 km baratdaya Kota Banda Aceh.

Pusat gempa berada di laut sekiitar Pulau Penasi antara Banda Aceh dan Pulau Breueh, dengan kedalaman 84 k dan tidak berpotensi tsunami.

Gempa yang kuat dirasakan selama 2-5 detik membuat masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah, terutama mereka yang tinggal di sekitar Lhoknga, Peukanbada, Ulelhee, Banda Aceh.

Selang 25 menit kemudian gempa susulan dengan kekuatan 5,1 skala richter terjadi di lokasi yang berdekatan dengan kedalaman 16 km.

Berita terkait