Modifikasi cuaca untuk atasi banjir

  • 26 Januari 2013
Banjir Jakarta
Operasi teknologi modifikasi cuaca diperkirakan kurangi hujan sebanyak 30% di Jakarta

Modifikasi cuaca dilakukan untuk mencegah banjir di Jakarta mulai Sabtu (26/1) oleh Badan Penanggulangan Bencana Nasional BNPB dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi BPPT.

Operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) di atmosfer dilakukan untuk mendistribusikan curah hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya, menurut keterangan BNPB.

Dalam operasi teknologi modifikasi cuaca ini, ada dua upaya yang dilakukan yaitu menghambat pertumbuhan awan, dan menjatuhkkan hujan di luar daerah rawan banjir.

"Tujuannya adalah mengurangi hujan sehingga banjir dapat diredam," jelas Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

Sutopo menjelaskan pelaksanaan operasi teknologi modifikasi cuaca ini dengan menggunakan empat pesawat terbang milik Angkatan Udara dan CASA untuk mempercepat awan mnejadi hutan.

Sementara itu, upaya untuk menghambat petumbuhan awan akan dipasang di dua puluh lima titik. Operasi teknologi modifikasi cuaca ini diperkirakan dapat mengurangi hujan di Jakarta sebesar 30%.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo meminta kepala BNPB untuk melakukan operasi teknologi modifikasi cuaca untuk mendistribusikan hujan di wilayah ibukota dan sekitarnya.

Rencananya, operasi modifikasi cuaca ini akan dilakukan BNPB dan BPPT selama dua bulan, dimulai Sabtu 26 Januari sampai 25 Maret 2013.

Dana untuk melakukan operasi modifikasi cuaca ini sebesar Rp 13 milyar, yang berasal dari dana siap pakai BNPB.

Berita terkait